Senin, 27 Juli 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin 27 Juli 2015 pukul 19.00 - 21.00

     Dalam ibadah Samaria malam ini, pemimpin pujian sdr Steward dan doa pembukaan oleh bpk Pdt Obaja. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Iwan. Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Benyamin Suyanto dengan thema “Israel sebagai suatu peringatan” dan ayat pokok 1 Kor 10:1-4. Kita diselamatkan karena kasih karunia Allah yang menarik kita, seperti tertulis dalam Yoh. 6:44 dan 65. Karena Israel menolah Yesus maka keselamatan menjadi milik kita. Renungan dilengkapi dengan kesaksian mengenai papa mertuanya yang setelah didoakan bertahun-tahun, pada akhirnya bertobat, menerima dan percaya pada Yesus Ulasan disampaikan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger. Doa penutup dan doa berkat oleh bpk Pdt Hayat
   
Sdr Steward memimpin pujian
Bpk Pdt Obaja berdoa pembukaan
Bpk Iwab berdoa sebelum renungan
Bpk Benyamin Suyanto menyampaikan renungan
Bpk Pdt Daniel Sanger memberi ulasan
Bpk Pdt Hayat berdoa penutup




Jumat, 24 Juli 2015

Siaran Radio Heartline

Jumat, 24 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Ketaatan Mendatangkan Berkat"
Tutu Petrus

Pendamping : 
Yosef Aegeng Laseno, Daniel Sanger, Yohannes Lie dan Rietje Bokau


“Jadi kamu harus berpegang pada seluruh perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya kamu kuat untuk memasuki serta menduduki negeri, kemana kamu pergi mendudukinya, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu .....” (Ul. 11:8-32)

     Ketaatan akan membawa berkat, dimana orang yang bekerja akan berhasil, petani akan mendapat panen melimpah, dan siswa sekolah akan lulus. Namun hidup ini penuh dinamika. Ada panas, ada dingin. Ketika musim penghujan, tanah menjadi subur. Ketika musim kering, tanah menjadi gersang.
     Perintah Tuhan diajarkan melalui hambaNya "Jangan ada padamu ilah lain." Allah Sang Pencipta, yang menjelma menjadi manusia, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang harus disembah. Orang yang percaya akan mendapat berkat, orang yang tidak percaya akan kehilangan berkat. Saya tekankan pada mahasiswa saya agar selalu berusaha tapi jangan lupa berdoa. Mengasihi adalah wujud dari ketaatan. Jangan hanya berdoa untuk diri sendiri, tapi doakan juga orang lain dan lingkungan kita. Semua ajaran kebaikan itu untuk kesejahteraan manusia. Jika kita mengalami kegagalan dalam hidup ini, selidiki diri kita, apakah kita setia dan patuh pada Tuhan? Ataukah kita melupakan Tuhan dan hidup sombong saat sedang berhasil? Kelalaian dan ketidak-taatan itu yang menghilangkan berkat Allah. Karena itu, taatlah pada perintah dan ajaran Tuhan, maka engkau akan menerima berkat jasmani dan rohani. Amin

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari Sirait di Metro : Apa tugas hamba Tuhan melihat jemaatnya berdosa? Ada yang mengucilkan, tidakkah itu berdosa? 
Jawab : Alkitab mengajarkan jika ada jemaat yang hidupnya tidak tertib, hamba Tuhan harus mendoakan, menegur dengan kasih dan menasihatinya. Sanksi mengucilkan saat ini sebaiknya dihindari sebab tidak efektif. Jemaat tadi bisa pindah ke gereja lain atau bahkan menjadi murtad.
  • Dari Marta di Wayhalim : Apakah pernikahan yang Yesus mau haruslah satu suku, sama kaya, dan sederajat? 
Jawab : Pernikahan yang diajarkan di Alkitab adalah pernikahan yang sepadan dan seimbang dalam iman. Artinya keduanya harus seiman. Jadi tidak harus sama suku, sama kaya, dan sederajat.
  • Dari bpk Yudi di Lampung Timur : Darimana sumber kejahatan? Mengapa tidak ada yang bisa menanggulanginya?
Jawab : Sumber kejahatan adalah dari keinginan manusia melakukan keburukan. Adam dan Hawa berbuat dosa karena ingin makan buah yang dilarang Allah. Sebaliknya, keinginan baik menjadi sumber kebaikan. Karena itu kita bisa menanggulangi kejahatan diri kita dengan tidak menuruti keinginan buruk, melainkan melakukan keinginan baik sesuai kehendak Tuhan. Selama manusia tidak bisa mengendalikan keinginan buruknya, kejahatan selalu muncul dan tidak bisa ditanggulangi
  • Dari Yorni Agai : Mohon jelaskan 2 Pet 3:7-9
Jawab : Ketiga ayat itu menjelaskan tentang Hari Tuhan, yaitu tentang masa penghakiman. Ayat 7, “Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.” Menjelaskan bahwa saat ini bumi dan langit belum dihancurkan karena menunggu masa penghakiman. Ayat 8, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.” Menjelaskan bahwa waktu Tuhan berbeda dengan waktu manusia. Jadi kita tidak perlu menghitung-hitung kapan waktunya penghakiman itu. Ayat 9, “Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekali pun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” Menjelaskan bahwa penghakiman itu pasti terjadi, tapi saat ini belum terjadi karena Tuhan masih memberi kesempatan pada manusia untuk bertobat agar tidak ada yang binasa. Itulah wujud kasih Tuhan.
  • Dari Udin : Baru mudik dari Palembang. Doakan saya yang sedang tidak enak badan dan hati 
  • Dari ibu Grace di GBI Vila Citra: Apakah makan hewan haram akan menyebabkan kita diharamkan oleh Yesus di sorga?
Jawab : Yang diharamkan dalam Perjanjian Baru adalah makanan yang dipersembahkan kepada berhala, darah hewan, hewan yang mati dicekik, dan yang diperoleh dari percabulan. Jika menghindari makanan haram itu, kita berbuat baik. Baca Kisah 15:29. Namun hal Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tapi soal kebenaran, damai sejahtera dab sukacita oleh Roh Kudus. Jadi makanan tidak terkait dengan keselamatan
  • Dari Ci Lusi di Jakarta : Mengapa pemimpin yang anak Tuhan tidak membela umat Nasrani? Di Jakarta malah menggusurnya?
Jawab : Sebagai anak Tuhan kita harus menaati aturan pemerintah. Jadi kalau kita menempati lahan secara ilegal dan melanggar peraturan tersebut, tentu akan digusur walaupun kita anak Tuhan. Justru pemimpin yang anak Tuhan harus bertindak sesuai peraturan tanpa membeda-bedakan.
  • Dari bpk Herman di Rajabasa : Apakah gereja yang dibakar di Jawa Timur menunjukkan bahwa sekarang sudah akhir zaman?
Jawab : Akhir zaman sudah dimulai sejak zaman gereja mula-mula. Sekarang ini kita memasuki masa akhir dari akhir zaman. Serahkan saja masalah pembakaran gereja itu pada pemerintah
  • Dari bpk Yohanes di Sukoharjo III : Saya sudah meninggalkan istri selama 3 tahun. Sekarang balik lagi. Apakah saya berdosa? Bagaimana membangun kembali keluarga kami?
Jawab : Baik sekali jika bapak menyadari kesalahan masa lalu dan kembali pada istri. Perbuatan meninggalkan istri tentu berdosa, karena menyakiti hati istri dan melepaskan tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Jadi mohonlah ampunan Tuhan dan jangan berbuat lagi. Untuk membangun keluarga kembali, mulailah dari perubahan sikap dengan semakin mengasihi istri dan anak-anak, lakukan tugas dan tanggung jawab sebagai suami dan ayah dari anak-anak dengan sungguh-sungguh, bangun kembali mezbah doa bersama keluarga, rajinlah beribadah bersama mereka. Tuhan akan memberkati keluarga bapak
  • Dari bpk Pandi di Jakarta : Saya mendengarkan via streaming. Doakan adik saya Merry yang hari Minggu besok akan menikah dengan Fachry agar semua berjalan dengan baik 
  • Dari Odi : Apakah Kerajaan Sorga hanya ada di Kristen saja? Mengapa Kristen eksklusif?
Jawab : Kerajaan Sorga bukan hanya milik orang Kristen, tapi milik siapa saja yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus. Tuhan mengajarkan umatNya agar mengasihi sesama manusia tanpa memandang ras, suku, agama, atau golongan. Jadi orang Kristen yang menaati ajaran itu tentu tidak eksklusif
  • Dari NN : Mengapa saya sudah percaya dan taat tapi tidak mendapat berkat?
Jawab : Semua orang percaya dan taat pada Tuhan pasti diberkati Tuhan tapi sering tidak menyadarinya. Renungkan kehidupanmu, hitunglah berkat yang sudah Tuhan berikan. Kita sering terperangkap dengan pikiran bahwa berkat itu harus sesuai keinginan kita
  • Dari bpk Yoshua GBI Keluarga Allah Jakarta : Saya sedang berada di Lampung. Biasanya mendengarkan Heartline Karawaci, saat ini sedang mendengarkan Heartline Lampung. Saya senang mendengarkan siaran ini. Program ini memberkati saya dan orang lain
Jawab : Terima kasih atas dukungan bapak
  • Dari Reni di Bandarjaya : Apakah maksud menghitung bilangan binatang dalam Wahyu 13:18? 
Jawab : Wahyu 13:18, “Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam” Kitab Wahyu penuh dengan simbol yang perlu penafsiran. Bilangan binatang itu 666. Angka 6 adalah hari keenam saat manusia diciptakan. Itu terkait dengan pengikut antikris yang memasang tanda itu di tangan atau didahi. Ditafsirkan tanda itu adalah chip yang akan ditempel di tangan atau dahi yang digunakan untuk setiap transaksi.
  • Dari NN : Bagaimana menjaga ketaatan dengan Tuhan?
Jawab : Dengan mengikuti dan melakukan segala ajaranNya dalam kehidupan nyata, disertai doa dan bimbingan Roh Kudus
  • Dari Paulus di Tegineneng : Apakah kita adalah orang yang sudah bebas dari dosa? Dimana ayatnya?
Jawab : Setiap orang yang percaya pada Tuhan Yesus dan bertobat dari perbuatan jahatnya sudah ditebus, diampuni, dan dibebaskan dari dosa. Hal itu tercantum dalam Kisah 13:18-19, “Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara. Oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.” Dia dalam kalimat itu mengacu pada Yesus
  • Dari Mega : Boleh tidak sudah punya cowok masih sms dan tilponan dengan orang lain?
Jawab : Kalau sms atau tilpon terkait dengan urusan tertentu, misalnya pekerjaan, tentu boleh. Tapi kalau tujuannya mendapatkan kekasih lain, tentu tidak boleh karena itu menunjukkan sikap tidak setia dan tidak dapat dipercaya. Sikap itu bertentangan dengan ajaran Yesus
  • Dari Robert di Metro : Apa yang dimaksud menjadi terang? 
Jawab : Menjadi terang adalah memancarkan karakter Kristus dan kebenaranNya dalam kehidupan kita sehingga menjadi berkat bagi orang lain
  • Dari NN : Doakan agar saya betah dalam pekerjaan, juga doakan jodoh seiman, baik, dan takut akan Tuhan, tidak harus kaya dan tampan
  • Dari ibu Cecil di Kotabumi : Bagaimana membina hubungan keluarga karena sama-sama sibuk? Saya merindukan saat-saat seperti dulu
Jawab : Sebetulnya memelihara hubungan kasih suami-istri bukan dari banyaknya pertemuan tapi dari kualitas pertemuannya. Jika waktu bertemu sangat sedikit, pergunakan sebaik mungkin, isilah dengan kemesraan dan hal-hal yang menyenangkan, Misalnya dengan menyiapkan makanan kesukaannya, melakukan rekreasi bersama. Untuk kembali seperti saat-saat pacaran, tentu tidak bisa lagi, apalagi jika sudah memiliki anak. Saling mempercayai dan setia, saling mendoakan dan membantu dalam menghadapi masalah bersama akan makin meningkatkan rasa kasih sayang. Sertakan Tuhan dalam kehidupan keluarga kalian
  • Dari Tresia : Apakah tujuan hidup dan cita-cita tergantung pada Tuhan? Apakah sudah ditentukan Tuhan?
Jawab : Tuhan memberi kebebasan pada manusia untuk menentukan pilihan hidupnya. Jadi tujuan hidup dan cita-cita seseorang tergantung pada kehendak manusia itu sendiri. Namun, jika memohon pada Tuhan, Dia dapat menuntunnya mencapai tujuan atau cita-cita yang sesuai kehendakNya.
  • Dari bpk Alim di Sukarame : Apa pandangan bapak tentang kejadian di Tolikara? Saya prihatin. Bagaimana memberi pengertian positip pada jemaat?
Jawab : Kami juga prihatin dengan kasus itu. Tapi pemerintah sudah menanganinya. Jangan ada yang terprovokasi dengan hal itu. Mungkin kasus itu terjadi karena masalah gesekan sosial dan budaya.

Rabu, 22 Juli 2015

Siaran Youth Samaria Ministri

Rabu, 22 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Jangan Minder" 
Indra Sinurat

Pendamping :  
Stevenly Kevin Yehezkiel, Yohannes Lie, Yosef Aegeng Laseno, 
dan Yahya Wangsajaya


“Oleh karena engkau berharga di mataKu dan mulia, dan Aku mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.” (Yes 43:4)

     Sebagai anak muda, kita tidak boleh minder. Mengapa anak-anak, remaja, pemuda, bahkan orang tua bisa minder? Penyebabnya bermacam-macam misalnya karena masalah ekonomi, pendidikan, atau mendapat nilai pas-pasan. Perasaan minder bukan hanya masalah kejiwaan namun juga masalah kerohanian. Orang minder pada umumnya tidak mensyukuri segala berkat yang Tuhan berikan baginya. Padahal Tuhan menghendaki kita selalu mengucapkan syukur dalam segala hal, baik dalam keadaan baik maupun dalam keadaan buruk. Hal ini memang berat. Mudah dikatakan tapi sulit dilakukan. Percayalah bahwa Tuhan Yesus telah menebus dosa kita, sehingga kita menjadi berharga di mata Tuhan. Tapi ingat, kita berharga di mata Tuhan bukan karena kebaikan kita tapi semata-mata hanya karena kasih Allah. Kalau tergantung kebaikan manusia, itu bisa hilang karena kebaikan manusia tidak sempurna dan bisa berubah, tapi kasih Allah  kekal selamanya.
     Karena itu kalahkan rasa minder dengan selalu mengingat kasih Tuhan. Jangan terintimidasi oleh pandangan manusia. Kita tidak boleh minder karena apa yang dikatakan dunia, tapi percayalah pada apa yang Tuhan katakan, “Engkau berharga di mataKu, hai anak muda.” Demikianlah renungan malam ini. Tuhan Yesus memberkati

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari Juned di Matro : Terkadang minder dengan teman-teman karena saya bekerja sebagai house keeper. Walaupun penghasilan saya lebih tinggi dari mereka dan saya bisa melayani, tapi mereka sering mengejek. Apa yang harus saya lakukan? Doakan 
Jawab : Tidak perlu terpengaruh pandangan mereka, lagipula penghasilan kamu lebih besar dan juga bisa melayani. Bukankah itu merupakan berkat dari Tuhan? Tetaplah kerjakan tugasmu dengan sebaik-baiknya. Itu akan menempa karaktermu. Jika kamu mau meningkatkan karier, raihlah pendidikan dan ketrampilan yang lebih baik dan selalu berdoa. Kelak Tuhan akan memberikan pekerjaan terbaik bagimu
  • Dari NN : Apakah agama Nasrani mengesakan Tuhan? Apakah semua orang harus menjadi murid Yesus? Apa tujuannya? 
Jawab : Ya, agama Nasrani atau Kristen menyembah Tuhan Yang Maha Esa, yaitu Allah Yehova yang menjadi Allahnya Abraham Ishak dan Yakub. Karena kasihNya pada manusia, Allah turun ke dunia dalam wujud manusia yang disebut Tuhan Yesus Kristus. Menjadikan semua orang sebagai murid Yesus adalah Amanat Agung Tuhan Yesus, “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus.” (Mat 28:19) Tujuan pemuridan itu agar siapa pun yang percaya pada Yesus dan mengikuti ajaranNya akan diselamatkan dari hukuman kekal di neraka dan menerima kebahagiaan kekal di sorga.
  • Dari Icha : Di sekolah saya hanya sedikit yang beragama Kristen sehingga saya menjadi minder. Saya ingin pindah. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab : Saya juga mengalami hal itu. Dulu saat sekolah saya minoritas. Tapi ketika bergaul dengan teman-teman tanpa memandang ras, agama, dan suku, ternyata tidak dibeda-bedakan bahkan kami amat akrab. Karena itu jadilah terang dan garam di lingkungan kita, lakukan hal-hal terbaik, maka kita tidak akan direndahkan. Jadi tidak perlu pindah sekolah.
  • Dari Eka : Mengapa sebagai anak muda kita tidak boleh minder?
Jawab : Karena kita adalah anak muda yang berharga di mata Tuhan. Perasaan minder membuat kita tersisih dari lingkungan dan tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain.
  • Dari David di Metro : Saya punya pasangan dari keluarga berada. Saya jadi minder karena dari keluarga sederhana. Bagaimana mengatasi perasaan ini? 
Jawab : Dia memilihmu karena mencintaimu, bukan karena hartamu. Jadi jangan minder, tapi jadikan keadaan ini menjadi motivasi bagimu untuk bekerja keras dan membuktikan bahwa kamu akan menjadi suami yang berhasil karena berkat Tuhan
  • Dari NN : Saya Majelis Gereja paling muda dan paling rendah pendidikannya sehingga merasa minder. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab : Bersyukurlah karena kamu terpilih menjadi Majelis Jemaat walaupun masih muda. Kamu terpilih sebab punya kelebihan. Jadi jangan minder, tapi kerjakan tugas mulia itu dengan sungguh-sungguh sesuai talenta yang Tuhan berikan. Selamat melayani.
  • Dari Monalisa : Doakan mata saya yang sakit
  • Dari Klara di Kemiling : Bagaimana membuang rasa minder saat berkumpul saudara seiman?
Jawab : Rasa minder timbul karena membandingkan kelebihan orang lain dengan kekuranganmu. Padahal orang lain tidak berpikir demikian. Jadi janganlah hakimi dirimu, tapi banggalah pada dirimu, karena kamu berharga di mata Tuhan
  • Dari bpk Karno di Lampung Timur : Doakan anak saya Pdt AT Haryanto di Seputih Jaya yang sakit tenggorokan
  • Dari NN : Ketika dapat pekerjaan saya merasa kurang sreg, tapi menerimanya karena membutuhkan. Namun lama kelamaan makin tidak nyaman. Apa solusinya? 
Jawab : Bersyukurlah kamu memiliki pekerjaan sebab banyak orang sulit mendapatkannya. Kerjakan tugasmu secara bertanggung-jawab dengan melakukan yang terbaik. Jika masih merasa tidak nyaman, carilah pekerjaan lain Tapi jangan berhenti bekerja sebelum mendapat yang baru. Berdoalah agar Tuhan memberikan yang terbaik
  • Dari Daniel di Sukadana : Mengapa tantangan menjadi anak Tuhan amat besar? Bagaimana mengatasinya?
Jawab : Sebenarnya dalam hidup ini tantangan selalu ada, baik sebagai anak Tuhan atau bukan. Karena itu jangan menyerah terhadap tantangan itu, tapi jadikan tantangan itu sebagai motivasi untuk mengatasinya agar kamu menjadi pemenang.
  • Dari NN : Ada teman di kantor iri hati dan suka bicara tidak baik terhadap saya, dia wanita. Apakah saya harus menulisnya di medsos?
Jawab : Di dalam pekerjaan selalu ada yang senang dan tidak senang dengan kita. Mungkin kamu lebih berprestasi dibandingkan dia sehingga dia iri hati atau merasa terancam kedudukannya. Jangan membalas, apalagi dengan menulis di medsos. Doakan dia dan usahakan agar bisa berkomunikasi baik dengannya. Sebagai orang percaya kita harus mengasihi siapapun
  • Dari Robert : Mengapa Tuhan menciptakan orang kaya dan miskin, sehingga membuat minder?
Jawab : Allah menurunkan hujan bagi orang benar dan orang tidak benar (Mat 5:45) Siapa pun yang menampung banyak akan mendapat banyak. Artinya orang yang bekerja keras tentu akan lebih berhasil daripada orang yang bekerja santai. Itulah yang membuat orang menjadi kaya dan miskin. Jadi jangan menyalahkan kemiskinan, tapi berusahalah bekerja keras dan cerdas dan selalu memohon pertolongan Tuhan. maka Tuhan akan memberkati usahamu
  • Dari Yunus di Panjang : Apakah Tuhan menciptakan kita minder karena hidup serba pas-pasan? 
Jawab : Tuhan tidak menciptakan rasa minder. Justru Tuhan mengangkat orang percaya dan amat menghargainya. Jika ingin berhasil berusahalah dengan penuh semangat dalam penyertaan Tuhan
  • Dari NN : Apakah kak Indra orangnya cuek? Bagaimana menjadi orang cuek?
Jawab : Orang mungkin menilai saya cuek, tapi sebenarnya saya amat perhatian. Tapi ketika orang memandang rendah saya, saya akan cuek saja.
  • Dari Prana di Lampung Timur : Bagaimana menghilangkan rasa minder saat kumpul dengan orang lain, sebab saya kurang bisa bicara? 
Jawab : Saya dulu juga merasakan hal itu. Tapi saya terus bergaul dengan banyak orang dan ikut organisasi di sekolah maupun di kaum muda gereja. Disanalah saya belajar bicara di depan orang banyak, belajar memimpin sehingga akhirnya dipercaya memegang jabatan. Jadi jangan menutup diri tapi bergaullah dengan banyak orang, berdoalah pada Tuhan, maka rasa mindermu akan menghilang
  • Dari Maro di Metro Kibang : Sudah tiga tahun istri dipanggil Tuhan. mau menikah lagi tapi minder karena dia dari lain iman. Apa solusinya?
Jawab : Sudah tiga tahun istri dipanggil Tuhan, tentu boleh menikah lagi. Tapi sayang calonnya berlainan iman. Firman Tuhan melarang menikah dengan lain iman. Karena itu sampaikan Injil padanya agar dia mau percaya pada Yesus. Jika dia percaya pada Yesus, maka tidak ada masalah lagi
  • Dari Wehweh di Bandarjaya : Bagaimana menghilangkan kebiasaan keluar malam karena itu sia-sia dan menghabiskan waktu? 
Jawab : Sadarilah bahwa sering keluar malam akan merusak kesehatanmu, lagipula saat ini banyak begal, dan juga banyak godaan berbuat dosa. Jangan sia-siakan masa mudamu yang berharga. Lebih baik kamu belajar ilmu dan ketrampilan untuk meningkatkan kemampuanmu. Gunakan waktumu juga untuk melayani pekerjaan Tuhan
  • Dari Ari di Metro : Masalah anak muda adalah ketergantungan pada dosa. Bagaimana melepaskannya?
Jawab : Ketergantungan pada dosa bisa diatasi dengan komitmen kuat pada diri sendiri akan meninggalkan ketergantungan itu disertai doa mohon kekuatan dan bimbingan Roh Kudus, dan lakukan itu saat ini juga, jangan menunda-nunda.
  • Dari Susan di Metro : Saya bulan kemarin seharusnya menikah tapi saya batalkan karena dia belum dewasa. Sekarang dia melamar lagi. Bagaimana menolaknya tanpa menyakiti?
Jawab : Kami tidak tahu kesalahan fatal apa yang dilakukannya sehingga dia dinilai belum dewasa dan pernikahan dibatalkan. Jika hanya karena belum dewasa, seharusnya sudah disadari dari awal pacaran, dan cukup ditunda saja bukan dibatalkan. Namun nampaknya kamu sudah bertekad tidak melanjutkan lagi. Jika ditolak, pasti dia sakit hati. Untuk mengurangi sakit hatinya, berikan penjelasan dengan lembut dan hati dingin dan bersikap dewasa.
  • Dari Rara : Apa tujuan berdoa?
Jawab : Ada banyak tujuan berdoa. Berdoa untuk bersyukur atas pertolongan Tuhan, berkomunikasi dan curhat pada Tuhan, menyembah dan meninggikan Tuhan, mendoakan orang lain dan pekerjaan Tuhan, memohon sesuatu pada Tuhan, dan masih banyak lagi
  • Dari Heri : Boleh tidak di masa muda bekerja giat dalam bisnis yang baik?
Jawab : Bekerja giat dalam bisnis yang baik tentu saja boleh bahkan dianjurkan. Yang tidak boleh jika bisnisnya ilegal dan kotor. Berdoalah mohon hikmat Tuhan agar kamu berhasil dalam bisnismu. Jangan lupa menyisihkan keuntunganmu untuk membantu pekerjaan Tuhan. kamu pasti akan makin diberkati secara rohani dan jasmani

Senin, 20 Juli 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin 20 Juli 2015 pukul 19.00 - 21.00

     Pada malam ini jemaat yang beribadah tidak banyak, karena sebagian keluarga pergi berlibur keluar kota selama masa Lebaran ini. Dalam ibadah Samaria malam ini, pemimpin pujian ibu Akim dan doa pembukaan oleh bpk Tutu Petrus. Kesaksian pertama oleh ibu Femmy mengenai pertolongan dan jawaban Tuhan atas keluarganya. Kesaksian kedua dari ibu Akim yang menyaksikan kehidupan rohani adiknya yang saat ini terkena penyakit. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Yohannes Lie. Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Yahya Wangsajaya dengan judul “Kornelius dan keluarga diselamatkan” dengan ayat pokok Kisah 10:30-33 mengenai kesalehan Kornelius yang rajin berdoa dan memberi sedekah. Ulasan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger. Doa penutup oleh bpk Pdt Obaja.
     Sesudah ibadah, mendoakan keluarga bpk Asin yang istrinya, ibu Wina, berulang-tahun. Selamat ulang tahun, ibu Wina, Kiranya Tuhan selalu memberkati ibu Wina, bpk Asin, dan anak-anak.

Ibu Akim memimpin pujian
Pemimpin pujian ibu Akim dan para pemusik :Pdt Danile Sanger, ibu Yeli, bpk Yahya, dan Pdt John  P
Bpk Tutu Petrus berdoa pembukaan
Ibu Femmy bersaksi
Bpk Yohannes berdoa sebelum renungan
Bpk Yahya Wangsajaya membawakan renungan
Bpk Pdt Daniwl Sanger menyampaikan ulasan
Bpk Pdt Obaja berdoa penutup



Ibu Wina yang berulangtahun didampingi bpk Asin suaminya
Ibu Wina didoakan oleh hamba Tuhan dan jemaat
Bpk Pdt Danile Sanger memberkatiibu Wina dan bpk Asin

Jumat, 17 Juli 2015

Siaran Radio Heartline

Jumat, 17 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Orang Percaya yang Tahan Uji 
akan Menerima Mahkota Kehidupan" 
Yohannes Lie

Pendamping : Pdt Daniel Sanger


“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” (Yak 1:12)

     Orang percaya tidak akan luput dari pencobaan hidup. Tapi ingat, pencobaan tidak berasal dari Allah. Pencobaan terjadi karena rayuan iblis, ajakan teman, atau karena kehendak diri sendiri. Namun terkadang orang percaya juga bisa mengalami pencobaan berat akibat masalah yang menimpa kehidupannya. Masalah itu bisa saja menghantam kehidupannya yang nyaman secara tidak disangka-sangka. Namun jika kita tahan uji, kita akan menerima mahkota kehidupan. 
     Jika ingin membaca renungan ini lebih lengkap, silakan klik disini. Tuhan memberkati

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari bpk Edi : Kapan mahkota kehidupan itu akan kita dapatkan? Apakah setelah meninggal?  
Jawab : Mahkota kehidupan akan kita dapatkan saat masuk dalam sorga, jika kita tahan terhadap ujian. Namun di dunia ini pun kita bisa juga mendapat mahkota kehidupan berupa kemuliaan, jika tahan uji saat menghadapi cobaan hidup. Kemuliaan itu berupa rasa hormat dan penghargaan dari orang lain
  • Dari bpk Bani : Apakah yang membedakan Kristen dan Non Kristen adalah Kitab Perjanjian Baru? 
Jawab : Orang Kristen berpegang pada ajaran Yesus yang tertulis dalam kitab Perjanjian Baru. Orang non Kristen tentu tidak berpegang pada kitab Perjanjian Baru tapi kitab mereka sendiri
  • Dari Dira : Apa maksud mahkota kehidupan itu? Apakah itu hanya untuk orang Kristen?
Jawab : Pengertian mahkota dalam budaya Yunani dan Romawi di zaman gereja awal bukanlah seperti yang kita kenal sekarang. Pada zaman itu mahkota diberikan kepada para pemenang pertandingan sebagai tanda penghargaan. Jadi pengertian mahkota kehidupan itu adalah penghargaan atau upah yang diberikan di sorga kelak bagi orang percaya yang mendapat kemenangan saat menghadapi ujian. Mahkota kehidupan di sorga hanya diberikan bagi orang yang percaya pada Yesus, namun mahkota kemuliaan di dunia ini diberikan bagi siapa saja yang menang atas ujian dan pencobaan
  • Dari NN : Mengapa orang percaya tidak turut dihakimi, malahan dapat mahkota? Apakah itu bonus?
Jawab : Semua orang akan dihakimi, baik orang percaya maupun orang tidak percaya, namun ada perbedaan. Orang percaya akan dihakimi untuk mendapatkan upah di sorga yang disebut mahkota kehidupan, sedangkan orang tidak percaya akan dihakimi untuk mendapatkan hukuman. Wahyu 22:12, "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya." Mengapa orang percaya tidak dihukum? Karena dosa mereka telah ditebus dan diampuni oleh Tuhan Yesus. Itu bukan bonus tapi anugerah kemurahan dari Tuhan
  • Dari Yeni : Apakah Tuhan Yesus disalib untuk menebus orang Kristen saja? Apakah Dia membawa agama Kristen atau hanya erat dengan kekristenan?
Jawab : Yesus disalib untuk menebus semua orang yang percaya kepadaNya. Yesus tidak membawa agama, tapi membawa karunia keselamatan bagi siapa saja. Pengikut Yesus Kristus disebut Kristen. Atau terkadang disebut Nasrani, yaitu pengikut Yesus orang Nazaret (Nazarene). Pemerintah mengakui itu sebagai agama Kristen
  • Dari NN di Kotagajah : Mengapa kita sering tidak tahan uji? Sudah berdoa tapi pencobaan tidak kunjung selesai, sehingga tidak tahan dan menjadi lemah, dan pikiran pun melayang-layang
Jawab : Bagi Tuhan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikanNya. Tapi seringkali kita yang tidak sabar dan ingin cepat-cepat keluar dari masalah itu. Pencobaan terasa berat karena tidak rela menerima kenyataan. Misalnya persoalan yang sering terjadi pada anak muda, diputus pacar. Masalah ini terasa berat dan menyedihkan, karena hatinya tidak rela menerima kenyataan. Namun jika dia rela, lalu mencari pasangan lain, persoalan itu terasa biasa-biasa saja Jadi jika menghadapi persoalan, berdoalah terus, tanpa putus asa, mohon hikmat Tuhan agar mampu menyelesaikannya. Bersabarlah menantikan pertolongan Tuhan. Jangan biarkan pikiranmu melayang-layang.
  • Dari Reni di Bandarjaya : Apa maksud perkataan di Alkitab, “lebih baik berdua daripada sendiri”? Mengapa ada orang yang hidup sendiri seumur hidupnya karena melayani Tuhan?
Jawab : Tuhan mengajarkan manusia hidup berpasangan agar dapat saling menolong. Tapi ada juga orang yang hidup sendiri demi melakukan pekerjaan Tuhan, seperti Paulus, agar tidak ada beban saat dia menginjil ke mana pun. Jika tahan tidak menikah, boleh hidup sendiri, tapi jika tidak tahan, lebih baik menikah
  • Dari NN : Apa gunanya mahkota kehidupan di sorga? Apakah itu tiket masuk sorga?
Jawab : Mahkota kehidupan bukanlah tiket masuk sorga, melainkan upah bagi orang percaya setelah masuk ke sorga. Mahkota itu diberikan Tuhan bagi mereka yang menang terhadap dosa dan tekanan hidup. Juga bagi mereka yang melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh
  • Dari Ponco di Metro : Mengapa dalam Kristen ada katekisasi pra pernikahan? Apakah karena tidak boleh bercerai?
Jawab : Dalam Kristen, itu disebut bimbingan atau konseling pra pernikahan yang diberikan oleh pendeta kepada pasangan jemaat yang akan menikah agar lebih memahami hakekat berkeluarga sesuai ajaran Tuhan. Salah satu tujuannya adalah agar kelak tidak terjadi perceraian. Namun bukan hanya itu, bimbingan ini bertujuan mengajarkan pasangan suami istri agar saling mencintai dan menghormati, saat mengalami masalah keluarga, dan juga mengenai cara membimbing anak, dan lain-lain
  • Dari bpk Mahmud di Kotabumi : Apa ajaran Kristen tentang kedamaian hati? Tetangga saya orang Kristen, tidak pernah ribut, bahkan saat lebaran berkunjung ke tetangga yang merayakan. 
Jawab : Orang yang hidup sesuai ajaran Yesus akan mendapat kedamaian dan sukacita dalam keluarganya sehingga keluarganya dapat memancarkan kasih Allah bagi lingkungan sekitar. Berkunjung saat lebaran adalah wujud penghargaan dan kerukunan dengan tetangga dan lingkungan
  • Dari ibu Alfi : Doakan suami, anak dan pekerjaan kami
  • Dari ibu Ati : Seberapa berdosa orang yang menggadaikan iman demi kekuasaan?
Jawab : Orang itu murtad. Dia jatuh dalam pencobaan karena haus kekuasaan. Jika tidak bertobat, dia akan kehilangan anugerah keselamatan.
  • Dari ibu Mela: Doakan pelayanan dan suami, dan juga anak kami berusia satu tahun
  • Dari bpk Evart : Dikatakan bahwa Tuhan tidak mengingat-ingat kesalahan kita. Bagaimana jika seseorang berbuat dosa lalu meninggal sebelum sempat minta ampun, apakah dia masuk neraka? 
Jawab : Tuhan tidak mengingat kesalahan kita, jika kita mohon ampunanNya. Mudah-mudahan sesaat belum meninggal, orang itu sempat mohon ampun pada Tuhan Jika tidak sempat, dia akan mendapat hukuman. Namun percayalah, bagi orang yang sungguh-sungguh dalam Tuhan, ketika dia terjatuh, tangan Tuhan akan menolongnya bangkit kembali. Tuhan akan memberi kesempatan baginya untuk mohon ampun
  • Dari Febe di Metro : Bagaimana menjadi orang percaya yang tahan uji? Apakah pendidikan bisa membuat tahan uji?
Jawab : Orang yang tahan uji adalah orang yang melakukan ajaran Tuhan. Yesus mengatakan, “Orang yang mendengar perkataanKu dan melakukannya, dia seperti orang yang mendirikan rumah di atas batu. Ketika hujan badai datang, rumah itu akan tetap berdiri kokoh." Pendidikan kerohanian, bimbingan, dan keteladanan dapat meningkatkan sifat tahan uji seseorang terhadap pencobaan
  • Dari NN : Bagaimana ketika seseorang sudah bertobat, namun karena merasa suntuk, dia berbuat dosa lagi? 
Jawab : Mungkin contohnya adalah orang yang sudah lepas dari narkoba, ketika mendapat masalah, dia kembali memakai narkoba. Orang seperti itu, jika tidak segera sadar dan bertobat, akan semakin jatuh dalam jeratan dosa. Karena itu ketika merasa suntuk, datanglah pada Tuhan, berdoalah padaNya mohon jalan keluar. Daripada terbenam dalam rasa suntuk, bangkitlah dan jadilah berkat bagi orang lain dengan melayani Tuhan dan sesama.
  • Dari NN : Sebagai orang percaya pada Yesus, fesyen apa yang kita berikan bagi orang lain?
Jawab : Maaf kami tidak paham maksud kata fesyen. Mungkin maksudnya berkat apa yang dapat kita berikan bagi orang lain. Tuhan mengajarkan agar kita menjadi terang dan garam dunia. Selalu melakukan kebaikan bagi orang lain.
  • Dari Putri : Apa arti pertobatan sesungguhnya? Mengapa setelah bertobat, malahan banyak masalah, padahal dulu tidak ada?
Jawab : Hal itu pernah dialami bangsa Israel ketika keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Mereka banyak mengalami pertolongan Tuhan, tapi ketika menghadapi masalah, mereka berkata, “Ah, lebih enak waktu kami di Mesir” Padahal di Mesir pun mereka banyak menderita. Jadi janganlah bersungut-sungut dan mengingat-ingat masa lalu. Tapi ucapkanlah syukur karena kamu akan menjadi orang yang diberkati ketika mampu mengatasi masalah itu dengan iman.
  • Dari Rahel : Kesabaran itu ada batasnya. Jika ada yang menghina kita, apa solusinya?
Jawab : Yesus mengajarkan “Ampuni dan doakanlah orang yang menganiaya kamu.” Kamu hanya dihina, tidak dianiaya, tentu lebih mudah mengampuni dan mendoakan dia. Orang yang suka menghina itu patut dikasihani, karena sebetulnya dia orang yang tidak percaya diri. Karena rasa iri hati, dia ingin menjatuhkanmu. Mungkin kamu punya kelebihan yang tidak dimilikinya. Jadi jangan merasa sakit hati.
  • Dari Bowo di Pahoman : Doakan agar mendapat pasangan dari Tuhan yang dapat mendukung pelayanan pekerjaan Tuhan

Rabu, 15 Juli 2015

Siaran Youth Samaria Ministri

Rabu, 15 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Dalam Perlindungan Allah" 
Yosef Aegeng Laseno

Pendamping :  
Indra Sinurat, Yohannes Lie, dan Stevenly Kevin Yehezkiel 


Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN : "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercaya" (Mazmur 91:1-2)

Mazmur 91 adalah mazmur Daud yang menceritakan bahwa orang yang dalam lindungan Tuhan akan aman dan tidak terkena bencana apa pun. Karena itu sebagai orang percaya yang berada dalam lindungan Tuhan, kita tidak boleh hanya berpangku tangan dalam pekerjaan Tuhan, tapi harus giat memberitakan Injil Keselamatan bagi semua orang sesuai Amanat Agung dari Tuhan Yesus

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari Jovanka di Menggala : Apa rahasia anak Yesus yang selalu bersukacita saat sakit dan saat menghadapi masalah?  
Jawab : Iman dan pengharapan yang sungguh-sungguh terhadap pertolongan Tuhanlah yang membuat anak Allah tetap selalu bersukacita
  • Dari Marno di LP Wayhui : Apakah pengidap narkoba tidak diampuni Tuhan dan akan masuk neraka?
Jawab : Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa yang bertobat dan percaya padaNya. Pecandu narkoba yang sudah percaya pada Yesus dan bertobat dari kecanduannya serta telah meninggalkan kehidupannya yang tidak benar, akan diampuni Tuhan, diselamatkan dari hukuman neraka, dan menerima sukacita di sorga.
  • Dari Desy di Rajabasa : Boleh tidak menangisi keluarga yang meninggal?
Jawab : Menangisi keluarga yang meninggal adalah hal yang alami akibat rasa sedih berpisah dengan orang yang dikasihi. Itu tidak berdosa. Tapi janganlah terus larut dalam kesedihan, karena Tuhan pasti menghibur.
  • Dari Yusi : Jika melakukan pelanggaran dalam pelayanan sebagai pengerja, apakah masih boleh melayani di gereja atau dipindah tempat lain?
Jawab : Tergantung jenis pelanggarannya dan aturan di gereja masing-masing. Jika pelanggarannya ringan, mungkin hanya diberi peringatan. Tapi jika pelanggarannya berat, bisa diskors, dipindahkan, atau diberhentikan agar tidak menjadi batu sandungan bagi jemaat yang dilayani
  • Dari Yeni : Apa dampak bergaul dengan teman yang hidupnya tidak benar dan cewek cabe-cabean?
Jawab : Firman Tuhan mengatakan, pergaulan yang buruk merusak kelakuan yang baik. Jadi hindarilah bergaul dengan mereka agar kamu tidak mengikuti keburukan mereka
  • Dari Agung di Bandarjaya : Jika kesalahannya cukup besar, apakah akan diampuni Tuhan?
Jawab : Ada tiga hal yang membuat seseorang tidak diampuni Tuhan, yaitu menghujat Roh Kudus, tidak mau mengampuni orang lain, dan mohon ampun tapi tidak bertobat. Jadi sebesar apa pun kesalahan seseorang, asalkan tidak melakukan ketiga hal itu, pasti diampuni Tuhan. Itulah janji Tuhan
  • Dari Dany : Mengapa ada banyak anak Tuhan sudah dibaptis tapi mudah kecewa?
Jawab : Orang yang sudah dibaptis maupun belum, pasti akan kecewa jika harapannya tidak terjadi. Itu hal yang wajar. Tapi, janganlah rasa kecewa itu membuat anak Tuhan terjatuh dalam dosa. Dia harus tetap beriman bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik baginya
  • Dari NN : Bagaimana mendapat perisai Tuhan ketika ada yang mengintimidasi?
Jawab : Dengan tetap percaya pada pertolongan Tuhan dan selalu berdoa memohon perlindunganNya
  • Dari Agus : Apa boleh merokok tapi ambil bagian dalam pelayanan ibadah?
Jawab : Ada gereja melarang jemaatnya merokok, tapi ada juga yang tidak melarang. Jika seseorang menjadi jemaat dari gereja yang melarang, tentu tidak boleh merokok tapi tetap melayani. Merokok itu dapat membunuh, jadi janganlah merokok.
  • Dari NN  : Mengapa sudah tiga kali siaran tidak terdengar suara kak Yefta? 
Jawab : Kak Yefta sudah dipanggil Tuhan dan sekarang sudah berada di sorga
  • Dari Cesaria : Apa ini yang dimaksud jodoh, sudah break 2 tahun balikan lagi? Orangtua sudah setuju. Doakan pacar bernama Juli
Jawab : Kita belum tahu apakah itu jodoh atau bukan, selama pasangan pria wanita itu belum menjalani pemberkatan pernikahan di gereja. Namun sebaiknya peristiwa yang lalu itu membuat kalian lebih dewasa dan semakin saling mencintai. Jangan mengulangi kesalahan di masa lalu.
  • Dari Sigit : Saya bekerja sebagai EO, sudah mengambil keuntungan dari seseorang, apakah saya harus minta maaf dan mengembalikannya?
Jawab : Jika hatimu selalu menuduhmu, lebih baik kamu mengembalikan uang itu pada orang itu dan minta maaf.
  • Dari Muntho: Apa beda puasa orang Kristen dan agama lain? Apakah kita mencari pahala?
Jawab : Orang Kristen berpuasa dengan tujuan memohon pengampunan dan pertolongan Tuhan, atau untuk memperoleh kuasa Tuhan. Tidak boleh berpuasa dengan tujuan agar dipuji orang. Puasa juga harus disertai pendekatan diri pada Tuhan dan menyatakan kasih pada orang lain. Bagi orang Kristen, puasa tidak bertujuan mendapat pahala agar masuk sorga.
  • Dari Amei di Bandarlampung : Bagaimana memahami panggilan Kristus dalam kehidupan? 
Jawab : Kita hanya tahu panggilan kita jika sudah melakukannya. Jadilah kerjakan talenta yang kamu miliki dalam melayani Tuhan, itulah panggilanmu
  • Dari Jeslin : Mengapa semua orang merasa dirinya tidak layak dan berdosa tapi tidak berubah?
Jawab : Manusia jatuh dalam dosa akibat warisan dosa Adam dan Hawa yang melanggar perintah Tuhan. Karena itu manusia menyadari dirinya berdosa. Namun tidak mau berubah karena mereka tidak mampu mengendalikan diri terhadap keinginan berbuat dosa.
  • Dari Lika di Kotabumi : Bagaimana mengasihi anak yatim agar dapat hidup layak dan memahami kasih Kristus? Mereka bukan anak Allah
Jawab : Tuhan mengajarkan kita agar mengasihi siapa pun tanpa memandang ras, suku, dan agama. Baik sekali jika ada keinginan untuk mengasihi dan menolong anak yatim. Kamu dan teman-temanmu bisa menghimpun dan memberi bantuan dana untuk disalurkan pada lembaga sosial panti asuhan. Atau dapat juga menjadi orangtua asuh yang memberi bantuan dana bagi sekolah mereka.
  • Dari Mr Q : Mengapa anak-anak yang sudah sarjana suka membantah jika diajarkan Firman Tuhan?
Jawab : Seorang sarjana memang dibentuk agar bersikap kritis. Mungkin mereka membantah karena belum memahami Firman Tuhan. Tugas kita adalah memberikan wawasan dan pengertian bagi mereka dengan menjawab sejelas-jelasnya. Jangan melarang mereka bertanya, karena mungkin mereka akan bertanya pada orang lain yang tidak memahami Firman Tuhan sehingga menjadi tersesat. Bersyukurlah jika mereka membantah karena berarti mereka mendengarkannya. Orang yang tidak membantah terkadang karena tidak mendengarkan
  • Dari bpk Andri di Natar : Bagaimana memperkuat iman saat ada utang piutang?
Jawab : Utang piutang harus diselesaikan. Jika kamu yang berutang, bertekadlah untuk membayarnya, walau mungkin dengan mengangsur. Terkadang ada godaan untuk menundanya, tapi teguhkan imanmu untuk tidak mengikuti godaan itu. Jika kamu yang mengutangi, saat dia belum bisa membayar, mungkin kamu jengkel, sehingga ada godaan untuk marah. Lawanlah godaan itu dengan imanmu. Beri lagi kelonggaran bagi yang berutang
  • Dari ibu Mariska di Panjang : Kalau suami selingkuh apakah dia beriman dan tidak bertobat?
Jawab : Mungkin dia orang beriman yang terjatuh dalam dosa. Ampuni dan bantulah dia mengatasinya dan doakan selalu. Tapi kalau dia sering berbuat hal itu, berarti dia bukan orang beriman dan jelas-jelas tidak bertobat
  • Dari bpk Erwin : Mengapa menjadi Kristen optimal tidak mudah?
Jawab : Alkitab mengajarkan agar hidup berpadan dengan keadaan. Tidak perlu melakukan tindakan terlalu tinggi di luar kemampuan. Karena itu, jadilah Kristen yang taat pada ajaran Tuhan semampu kita, jangan memaksa diri. Jika kita tekun melakukannya, maka Tuhan akan meningkatkan iman dan karakter kekristenan kita.
  • Dari ci Lusi di Jakarta : Doakan usaha travel berhasil dan tidak terjadi musibah selama lebaran ini
  • Dari Sirait : Apa beda korban bakaran dan perpuluhan?
Jawab : Dalam Perjanjian Lama, korban bakaran adalah korban berupa hewan domba, kambing atau lembu yang disembelih dan dibakar di mezbah sebagai korban penebusan dosa. Sedangkan perpuluhan adalah sepersepuluh bagian dari penghasilan peternakan atau pertanian yang dipersembahkan bagi Tuhan dan di bawa ke rumah Tuhan. Dalam Perjanjian Baru, tidak ada lagi korban bakaran untuk penebus dosa, sebab penebusan sudah dikerjakan oleh Yesus sebagai anak domba Allah. Korban persembahan diberikan dalam bentuk dana yang diberikan di gereja. Perpuluhan masih diberlakukan di beberapa gereja, yaitu sepersepuluh dari hasil pendapatan bersih
  • Dari Evi di Bangunrejo : Apa maksudnya jangan pikirkan hari esok, berkat hari ini untuk hari ini?
Jawab : Itu terkait dengan rasa kuatir tentang hari esok. Maksud Tuhan, jangan kuatir dengan hari esok, sebab Tuhan akan menyediakan berkatNya untuk esok hari. Nikmatilah berkat hari ini. Namun itu tidak berarti kita tidak boleh menabung dan merencanakan hari esok.

Senin, 13 Juli 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin, 13 Juli 2015 pukul 19.00 - 21.00

    Dalam ibadah Samaria malam ini, doa pembukaan oleh ibu Amoy dan pemimpin pujian sdr Steward. Kesaksian oleh bpk Yahya Wangsajaya mengenai keberhasilan perusahaan tempatnya bekerja menyelesaikan pembuatan kapal perang. Ibu-ibu Samaria Ministri mempersembahkan pujian. Doa sebelum Firman Tuhan oleh ibu Akim dan renungan Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Pdt T. Hayat dengan topik "Mengandalkan Tuhan" dengan ayat pokok Yes 31:1. Mengisahkan Daud yang mengandalkan Tuhan mampu mengalahkan Goliat yang mengandalkan kekuatan diri dan senjatanya. Ulasan oleh Pdt Daniel Sanger. Doa penutup oleh bpk  Awang.

Sdr Steward memimpin pujian
Ibu Amoy berdoa pembukaan


Bpk Yahya Wangsajaya bersaksi
Ibu-ibu Samaria Ministri mempersembahkan pujian
Ibu Akim berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Pdt T Hayat membawakan renungan 

Bpk Pdt Daniel Sanger memberikan ulasan
Bpk Awang berdoa penutup

Jumat, 10 Juli 2015

Siaran Radio Heartline

Jumat, 10 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Hidup Manusia Singkat" 
Pdt T. Hayat

Pendamping : 
Daniel Sanger, Yosef Aegeng Laseno, Dany Salim, 
Yohannes Lie, Tutu Petrus, dan Rietje Bokau


“Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga”  (Maz 103:15)

     Rumput adalah tumbuhan yang kurang dihargai manusia, diinjak-injak dan kalau sudah kering, dipotong, lalu dibakar. Demkian juga hidup manusia, pada dasarnya adalah kesia-siaan. Namun karena kasih Yesus, maka manusia yang beriman padaNya dibuat menjadi berharga, bahkan diangkat menjadi umat dan anak Allah. Namun demikian, Firman Allah mengingatkan kita, sebagai umat Allah, dalam Efesus 5:15, “Karena itu perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif" Sebagai orang percaya, marilah kita mengevaluasi diri pribadi, apakah kita masih hidup seperti orang bebal atau sudah menjadi orang arif? 
     Orang bebal adalah orang yang tidak memperhatikan Firman Tuhan, “yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran” (2 Tim 3:7), sedangkan orang arif adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya dan hidup benar di hadapan Tuhan dan manusia, sehingga menjadi manusia berharga. Hari-hari ini memang penuh kejahatan, baik kejahatan kriminal maupun seksual. Hidup ini ibarat perlombaan, baca 1 Kor 9:24-25. Hanya orang yang menguasai diri dan berusaha sekuat tenaga yang akan menjadi pemenang. Demikian juga dalam perlombaan rohani, hanya orang yang menguasai diri dan sungguh-sungguh melakukan Firman Tuhan yang akan memperoleh kemenangan dan mendapat mahkota kehidupan. Jika menyimpang dari jalan Tuhan, kita akan mendapat kutuk, sebaliknya jika menang atas ujian, kita akan mendapat berkat.
     Hidup ini amat singkat. Rugi jika menyia-nyiakannya, karena itu renungkan dan lakukanlah Firman Tuhan. Jika sudah menyimpang dari jalan Tuhan, bertobatlah. Pergunakan waktu dengan bijaksana dan bergaul karib dengan Tuhan. Raihlah keselamatan dengan percaya kepada Yesus, sebab keselamatan hanya diberikan melalui Yesus (Kis. 4:12)

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari bpk Harto : Apa yang dimaksud kematian bukan akhir segalanya?  
Jawab : Kematian di dunia ini bukan akhir dari segalanya, karna hanyalah kematian jasmani. Di balik kematian ini masih ada kehidupan lain yang bersifat kekal. Kelak hanya ada dua jenis kehidupan, yaitu kehidupan kekal bersama Tuhan penuh kebahagiaan di sorga dan kehidupan kekal bersama iblis penuh penderitaan di neraka.
  • Dari Romi di Waykandis : Saya merasa tidak ada jalan keluar dari Tuhan ketika ada masalah, mengapa?
Jawab : Tuhan selalu memberi jalan keluar dari masalah bagi mereka yang sungguh-sungguh beriman dan memohon padaNya. Jadi janganlah putus asa, teruslah berusaha mengatasinya dan tunggulah waktunya Tuhan menolongmu
  • Dari bpk Rohmat : Apakah bisa masuk sorga jika baru percaya Yesus 5 jam lalu meninggal?
Jawab : Jika dia sungguh-sungguh beriman pada Yesus, dia akan masuk sorga 
  • Dari Sheren : Doakan agar dapat jodoh seiman dan mampu mengatasi godaan dari yang tidak seiman
  • Dari bpk Yohanes di Tanjung Bintang : Apakah yang dimaksud Yesus murka? Apakah Yesus marah kalau seseorang berbuat dosa berulang-ulang?
Jawab : Yesus murka artinya Yesus marah. Dia pernah marah ketika Bait Allah dijadikan tempat berjual-beli. Tentu Yesus marah jika ada orang percaya yang berbuat dosa berulang-ulang, itulah yang disebut orang bebal. Orang itu tentu akan menerima hukuman
  • Dari ibu Murti di Lampung Timur : Apa yang dimaksud penderitaan jika mengikut Yesus?
Jawab : Penderitaan yang dimaksud adalah penderitaan karena melawan keinginan dosa, atau dihina, dikucilkan atau diusir keluarga atau lingkungan, dianiaya bahkan dibunuh karena beriman Yesus, kesukaran saat memberitakan Injil, dan masih banyak lagi. Namun sebenarnya semua itu adalah karunia Tuhan untuk ikut menderita bersama Kristus karena upahnya besar di sorga
  • Dari ibu Grace di GBI Villa Citra : Apa yang menyebabkan mulai berpikir bahwa ibadah itu seolah-olah hanya sia-sia saja?
Jawab : Pada umumnya itu terjadi karena kekecewaan pada gereja, pendeta atau jemaat. Merasa tidak mendapat berkat ketika beribadah. Atau terkadang marah pada Tuhan karena doanya tidak terkabul. Namun janganlah kita mempunyai pikiran negatip seperti itu. Tetaplah beribadah dengan hati tertuju pada Tuhan, tanpa memandang kelemahan manusia dan tetaplah berharap pada Tuhan, maka ibadah kita tidak sia-sia tapi mendapatkan berkat rohani melimpah
  • Dari Oza di GBI Seputih Raman : Doakan agar diberi jodoh, pekerjaan, dan kesehatan
  • Dari ibu Lexfy : Doakan keluarga agar diberkati dan menerima Yesus
  • Dari NN  : Bagaimana jika tahu apa yang baik, ingin melakukannya tapi tidak mampu, apakah berdosa? 
Jawab : Jika kamu tidak mampu, tentu tidak berdosa. Karena itu lakukanlah saja kebaikan sepadan dengan kemampuanmu. Jangan memaksa diri. Setiap orang telah diberi talenta oleh Tuhan, jadi kembangkan talentamu untuk melakukan kebaikan
  • Dari NN : Apa beda agama dan kepercayaan? Agama Yahudi dan Kristen?
Jawab : Agama adalah ajaran yang didasarkan pada kitab yang dipandang suci terkait hubungan vertikal antara manusia dengan Tuhan yang disembah dan hubungan horizontal antar sesama manusia. Kepercayaan adalah ajaran yang berasal dari tradisi lokal yang kadang dikaitkan dengan agama tertentu. Agama Yahudi adalah agama yang berdasarkan pada hukum Torat yang tertulis dalam Perjanjian Lama sedangkan agama Kristen adalah ajaran yang berasal dari Yesus yang tertulis dalam Perjanjian Baru, dan dari Perjanjian Lama sebagai ajaran dasar
  • Dari Yogi di GPI Seputih Raman : Jika orangtua berhutang pada anak, bolehkah anak menagihnya?
Jawab : Jika itu masalah hutang piutang, tentu boleh menagih, dan orangtua wajib membayar hutang itu. Tapi jangan menjadi pertengkaran saat orangtua belum mampu membayarnya. Jika mungkin, sebaiknya anak jangan menghutangi orangtua, tapi berikan saja bantuan pada mereka
  • Dari ibu Rika di Lampung Timur : Bagaimana mengawasi anak wanita yang kuliah di Yogya? Dia sering tidak ada komunikasi
Jawab : Mungkin dia sedang sibuk, doakan dia selalu. Percayakan dan serahkan dirinya dalam perlindungan Tuhan. Jika sempat, kunjungilah. Jangan terlalu cemas. 
  • Dari Yorni Agai: Apa yang dimaksud janji pada Tuhan harus digenapi?
Jawab : Janji pada Tuhan disebut juga nazar. Biasanya karena sesuatu hal, seseorang bernazar pada Tuhan. Firman Tuhan mengajarkan bahwa nazar harus digenapi. Jika tidak, dipandang berdosa. Karena itu janganlah, tanpa pikir panjang, cepat-cepat bernazar, karena akan menjadi jerat. Baca Amsal 20:25
  • Dari bpk Herman : Apa pendapat mengenai lebaran? Apakah tidak berdosa jika kita ikut berlebaran?
Jawab : Jika pengertian ikut lebaran adalah berkunjung dan memberi ucapan selamat lebaran pada kenalan yang merayakannya, tentulah tidak berdosa bahkan itu adalah tindakan yang baik. Turutlah bersukacita dengan mereka
  • Dari Roni : Jika didekati wanita tidak seiman, bolehkah juga mendekatinya?
Jawab : Jika pendekatan hanya sekedar berteman biasa, tentu tidak masalah. Yang dilarang adalah pendekatan untuk menikah
  • Dari ibu Vina di Kotabumi : Apa solusinya agar ijin gereja tidak dipersulit?
Jawab : Sebaiknya mengadakan pendekatan kekeluargaan dengan lingkungan setempat. Jangan putus asa, tapi berdoalah senantiasa mohon pertolongan Tuhan
  • Dari Yudha : Kalau sekolah Alkitab ingin meniru papa apakah itu panggilan Tuhan?
Jawab : Itu hanya ikut-ikutan papa, bukan panggilan Tuhan yang sebenarnya. Panggilan Tuhan keluar dari keinginan hati sendiri. Tapi jika setelah sekolah Alkitab, kamu bersungguh-sungguh ingin melayani Tuhan, maka itu menjadi panggilan Tuhan bagi dirimu
  • Dari Thomas di Kemiling : Apa maksud Mazmur 21:11?
Jawab : Itu adalah mazmur Daud tentang pertolongan Tuhan yang akan membinasakan musuh-musuh Daud
  • Dari Demos Sembiring : Langkah apa saja yang harus dilakukan anak muda agar dapat menggunakan waktu yang singkat ini secara arif?
Jawab : Pahamilah Firman Tuhan dengan benar, lalu lakukan dengan sepenuh hati, jauhkan diri dari perbuatan dosa, dan giatlah dalam melayani pekerjaan Tuhan
  • Dari NN : Dalam Alkitab, daging babi tidak boleh dimakan, berdosa tidak jika memakannya?
Jawab : Larangan makan babi terdapat dalam Perjanjian Lama. Dalam Perjanjian Baru, tidak ada lagi larangan itu. Jadi tidak berdosa jika memakannya
  • Dari Anggun di GKSBS Wonosari : Dalam Perjanjian Lama, Nuh membawa sepasang hewan haram. Apa maksud hewan haram?
Jawab : Hewan haram adalah hewan yang tidak boleh dimakan menurut kitab Perjanjian Lama
  • Dari Yahya Kristianto : Doakan pekerjaan dan jodoh saya
  • Dari NN : Apakah orang percaya harus dibaptis?
Jawab : Ya, jika sudah percaya harus dibaptis
  • Dari NN : Mengapa ada yang mengaku Kristen tapi tidak mengakui gereja dan Kristus?
Jawab : Berarti dia bukan orang Kristen, sebab Kristen artinya pengikut Kristus dan beribadah di gereja. Jangan dengarkan ajarannya yang menyimpang
  • Dari Yogi : Kata teman non Kristen, orang Kristen tidak masuk sorga. Apakah benar?
Jawab : Pendapat itu tidak benar, sebab justru Allah Sang Pemilik Sorga turun ke dunia dalam wujud Tuhan Yesus untuk menyelamatkan umatNya, yaitu umat Kristen, agar memperoleh kehidupan kekal di sorga. Tuhan Yesus telah naik kembali ke sorga untuk menyediakan tempat bagi orang yang percaya padaNya
  • Dari Zefanya di Metro : Bagaimana jika beribadah di gereja yang tidak sealiran karena di tempat saya tidak ada? Tata ibadahnya berbeda.
Jawab : Walau organisasi dan liturginya berbeda, tidak masalah selama ajarannya sesuai dengan ajaran Tuhan dan tidak menyimpang. 
  • Dari Monalisa : Bagaimana puasa dalam Kristen?
Jawab : Puasa dalam Kristen adalah menyalibkan keinginan daging, mendekatkan diri pada Tuhan, dan berbuat kasih pada sesama, bukan hanya menahan lapar dan haus. 
  • Dari Novi di Lampung Timur : Apakah akhir zaman itu ada? Apa tanda-tandanya?
Jawab : Ya benar, akhir zaman itu ada. Bahkan sekarang ini kita sudah berada pada zaman paling akhir. Tanda-tandanya adalah digenapinya nubuatan dalam Alkitab tentang akhir zaman 

Rabu, 08 Juli 2015

Siaran Youth Samaria Ministri

Rabu, 08 Juli 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga" 
Yahya Wangsajaya

Pendamping :  
Yosef Aegeng Laseno, Yohannes Lie , 
Stevenly Kevin Yehezkiel dan Indra Sinurat


“Sedangkan barang siapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga”  (Mat 18:4)

Ketika para murid bertanya, “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga? (Mat. 18:1), Yesus memanggil seorang anak kecil lalu menjelaskan tiga hal, (Mat. 19:2-5) yaitu hal :
a. Masuk dalam Kerajaan Sorga harus bertobat dan menjadi seperti anak kecil dalam pengertian harus lahir baru, 
b. Menjadi terbesar dalam Kerajaan Sorga harus merendahkan diri, dan 
c. Masuk dalam golongan terbesar tergantung cara menyambut Yesus
Amin

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari Eka Yuliana di Sekampung Lampung Timur : Jika sudah dibaptis, apakah sudah tercantum dalam Kerajaan Sorga? Bagaimana jika berbuat dosa, minta ampun dan berbuat dosa lagi, apakah masih diampuni?  
Jawab : Ya benar. Ketika percaya dan dibaptis, kita sudah terdaftar dalam Kerajaan Sorga. Namun kita juga wajib melakukan kehendak Bapa di Sorga yaitu melakukan ajaran Tuhan dalam kehidupan kita. Jika tidak, nama kita bisa dihapus. “Bukan setiap orang yang berseru padaKu, Tuhan, Tuhan,  akan masuk Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga”. (Mat. 7:21) Jika seseorang berdosa lalu minta ampun, Tuhan akan mengampuni asalkan permohonan ampun itu bukan hanya di mulut saja tapi sungguh-sungguh disertai penyesalan dan pertobatan. Berdosa lagi, minta ampun lagi, Tuhan akan mengampuni, karena pengampunan Tuhan tidak terbatas. Tapi ingat, waktu hidup manusia terbatas, jangan sampai saat berbuat dosa belum sempat mohon ampun, tiba-tiba meninggal dunia maka binasalah dia
  • Dari Tuti di Wayhalim : Apakah menjadi seperti anak kecil itu artinya harus bertindak seperti anak kecil?
Jawab : Ya, kita harus bersikap seperti anak kecil dalam arti positip, yaitu sama seperti anak percaya dan mengandalkan hidup sepenuhnya pada orangtua, melakukan perintah orangtua, mudah berdamai dan rendah hati, demikian juga seharusnya sikap kita kepada Tuhan dan sesama. Tapi jangan meniru sisi negatip anak seperti manja, cengeng, dan cuma bermain saja. 
  • Dari NN : Punya pacar seiman, tapi orangtua saya tidak setuju. Lama-lama ketahuan dia berbohong, ternyata dia akan menikah dengan orang lain. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab : Lupakan dia, sebab dia akan menjadi milik orang lain
  • Dari bpk Mono di Babatan : Dimana gereja GPdI yang dekat rumah saya? Doakan kami
Jawab : Mungkin bapak bisa ibadah di GPdI Filadelfia Panjang yang berlokasi di dalam gang di depan terminal Panjang 
  • Dari ibu Rika di Kotagajah : Apakah orang yang terbesar derajatnya akan menjadi terbesar dalam Kerajaan Sorga?
Jawab : Terbesar dalam Kerajaan Sorga tidak tergantung derajat seseorang di bumi tapi tergantung pada pelayanan dan kerendahan hati orang percaya yang melakukannya
  • Dari Ani : Bagaimana jika percaya tapi belum dibaptis? Apakah harus dibaptis?
Jawab : Bukti beriman pada Yesus adalah dibaptis. Dibaptis artinya hidup lama yang penuh dosa sudah mati dan dibangkitkan kembali menjadi ciptaan baru yang hidup sesuai kehendak Tuhan. Jadi segeralah dibaptis
  • Dari NN : Apakah dalam Kerajaan Sorga ada golongan? Bagaimana kalau mendapat golongan yang paling rendah?
Jawab : Dalam Alkitab ada golongan yang disebut sahabat Allah seperti Abraham, ada juga yang disebut mempelai wanita bagi Kristus, yaitu kita sebagai gereja Tuhan. Ada juga penggolongan lain yaitu golongan yang terbesar dalam Kerajaan Sorga, berarti ada yang golongan sedang, dan golongan terkecil. Bagaimana kalau masuk golongan terkecil? Ada yang berkata, “Tidak apa-apa, yang penting masuk sorga, tidak ke neraka.” Jika mau yang terbesar, lakukan pekerjaan Tuhan dengan kerendahan hati. Sebab jika melayani tapi mengharapkan pujian, kata Tuhan, “Engkau sudah mendapat upahmu di dunia.” Jadi tidak dapat upah lagi di sorga sehingga walau pun rajin melayani tapi upahnya sedikit dan menjadi terkecil. Yesus juga mengajarkan bahwa siapa yang meninggikan diri akan direndahkan, dan siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan
  • Dari Nia di Hanura : Apakah jika minta ampun harus di depan imam?
Jawab : Minta ampunlah secara pribadi kepada Tuhan. Lalu jangan lakukan lagi. Boleh juga di depan imam, karena beliau dapat mendoakan dan memberi nasihat. Tapi imam itu harus dapat menyimpan rahasia, sebab jika tidak, dia akan menceritakan kasusmu pada orang lain sehingga akan mempermalukan dirimu.  
  • Dari NN : Bagaimana menyikapi orang yang suka mengadu domba?
Jawab : Jangan termakan oleh hasutannya dan jangan bergaul dengannya
  • Dari NN  : Saya pendengar setia radio Heartline. Apakah Kerajaan Sorga itu? Bagaimana mengetahui sudah masuk kerajaan Sorga? 
Jawab : Kerajaan Sorga adalah suatu kerajaan yang dipimpin oleh Allah dimana orang percaya dan para malaikat sebagai anggota kerajaan. Mengetahui apakah sudah masuk Kerajaan Sorga adalah berdasarkan iman atas janji Tuhan Yesus bagi setiap orang percaya padaNya dan melakukan ajaranNya  
  • Dari Monalisa : Apakah manusia yang selalu dikucilkan akan menjadi terbesar di Kerajaan Sorga? Atau menjadi yang terkecil?
Jawab : Orang yang dikucilkan bukan jaminan akan menjadi terbesar atau terkecil di sorga. Yang terbesar adalah orang yang bertobat, beriman pada Yesus, lahir baru dan melayani pekerjaan Tuhan dengan penuh kerendahan hati
  • Dari Zefanya Simon : Saya sudah dibaptis dan hidup benar, namun kemudian menjadi pendosa. Kini sudah bertobat, apa perlu dibaptis lagi?
Jawab : Bersyukurlah kamu sudah bertobat dan kembali pada jalan Tuhan. Jangan berbuat dosa lagi. Karena sudah dibaptis, tidak perlu dibaptis lagi
  • Dari Eko : Apa ciptaan baru itu? Apakah harus meninggal dulu lalu dihidupkan kembali? Apakah lahir baru harus dilahirkan kembali?
Jawab : Pengertian ciptaan baru bukanlah harus meninggal dulu lalu dibangkitkan, tapi pribadi sama dan masih hidup yang sudah meninggalkan kehidupan lama yang jauh dari Tuhan dan suka melakukan kejahatan, lalu berubah menjadi ciptaan baru yang hidup dalam jalan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Lahir baru tidak harus masuk kandungan ibunya dan dilahirkan kembali. Itu sama dengan pertanyaan Nikodemus. Lahir baru sama pengertiannya dengan menjadi ciptaan baru.
  • Dari Devi : Doakan keluarga yang saat ini harus mengambil keputusan pelik agar dapat memutuskan dengan tepat?
  • Dari Arbi : Terkadang tidak dihargai dalam organisasi karena saya Kristen. Apa yang harus dilakukan?
Jawab : Belum tentu kamu tidak dihargai karena Kristen, karena itu cobalah introspeksi diri. Namun jika itu benar terjadi akibat kamu adalah orang kristen, maka berbahagialah kamu yang dianiaya karena Kristus, sebab upahmu besar di sorga. Sebaiknya, ikutlah organisasi lain yang mau menerima kamu atau ikutlah dalam pelayanan pemuda atau mahasiswa Kristen
  • Dari NN : Saya dari keluarga broken home, bagaimana pemecahannya?
Jawab : Tetaplah tegar menghadapi keadaan itu, doakan orangtuamu, janganlah sakit hati pada mereka, persiapkan dirimu meraih masa depan yang gemilang dan sukses bersama Tuhan.
  • Dari Widi di Pahoman : Bagaimana agar pemuda dapat menjadi terbesar dalam pelayanan?
Jawab : Yesus mengajarkan, jika mau menjadi terbesar, harus menjadi yang terkecil, jika ingin menjadi terkemuka, harus menjadi hamba. Sebagai hamba, kita harus selalu merendahkan diri. Pengertian merendahkan diri bukanlah merasa rendah diri, tidak percaya diri atau minder, tapi bersikap rendah hati. Orang yang bersikap rendah hati dalam pelayanan akan menjadi terbesar
  • Dari NN : Kalau seseorang sudah lahir baru tapi masih melakukan kejahatan, bagaimana?
Jawab : Berarti orang itu belum lahir baru. Ia harus segera bertobat, mohon ampunan Tuhan agar menjadi lahir baru   
  • Dari Demos Sembiring : Apa yang wajib kita lakukan agar menjadi yang terbesar di sorga? Bagaimana mengatasi rintangan akibat dosa?
Jawab : Percayalah pada Yesus dengan segenap hatimu, lakukan ajaranNya, dan layani pekerjaanNya dengan rendah hati dan sungguh-sungguh, maka engkau akan menjadi terbesar di sorga. Lawanlah rintangan dosa dengan selalu mengikuti ajaran Tuhan dan mohon bimbingan Roh Kudus
  • Dari Neno : Apa yang dimaksud dosa? Kalau saya mengagumi wanita bersuami karena kecantikan dan keramahannya, apakah itu berdosa?
Jawab : Dosa adalah tindakan melawan ajaran Tuhan. Mengagumi kecantikan dan keramahan wanita adalah hal wajar, namun kalau tidak berhati-hati akan terjerat oleh godaan dosa. Karena itu lebih baik jangan kamu teruskan. 
  • Dari NN : Saya punya pacar baru 4 bulan. Ternyata dia sudah punya anak satu dan istrinya meninggalkan dia. Apa yang harus saya lakukan?
Jawab : Jangan teruskan hubunganmu dengan pria yang sudah beristri dan istrinya masih hidup. Jika kamu teruskan ke pernikahan maka kamu berzinah.

Senin, 06 Juli 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin, 06 Juli 2015 pukul 19.00 - 21.00

    Dalam ibadah Samaria malam ini, doa pembukaan oleh bpk Yohannes Lie dan pemimpin pujian sdr Indra Sinurat. Kesaksian oleh ibu Amoy mengenai kenangan terhadap sdr Yefta Khohar, pertolongan Tuhan saat menyertai anaknya ke Jakarta untuk mempersiapkan sekolah SMA bagi adik Yenny dan kuliah bagi Natasya. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Pdt T. Hayat dan renungan Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Pdt Obaja dengan topik "Ikutlah Aku" dengan ayat pokok Matius 9.9. Ulasan oleh Pdt Daniel Sanger. Doa penutup oleh bpk  Pdt John Parengkuan.

Sdr Indra Sinurat memimpin pujian
Bpk Yohannes Lie berdoa
Ibu Amoy bersaksi
Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Pdt Hayat
Firman Tuhan oleh bpk Pdt Obaja
Doa penutup oleh Pdt John Parengkuan