Senin, 24 Agustus 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin 24 Agustus 2015 pukul 19.00 - 21.00

    Ibadah malam ini dilaksanakan di rumah bpk Budi dan ibu Eny karena keluarga ini dalam beberapa waktu lagi akan pindah tugas ke Yogyakarta. Pemimpin pujian sdr Steward dan doa pembukaan oleh bpk Yayan. Kesaksian dari keluarga bpk Budi dan dari Pdt Roy Kairupan. Doa sebelum Firman Tuhan oleh ibu Akims dan Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Tutu Petrus. Ulasan disampaikan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger. Doa penutup dan doa berkat oleh bpk Pdt John Parengkuan.

Sdr Steward memimpin pujian
Bpk Yayan berdoa pembukaan
Ibu Eny bersaksi didampingi bpk Budi
Pdt Roy kairupan bersaksi
Ibu Akim berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Tutu Petrus berkotbah






Minggu, 23 Agustus 2015

Kunjungan ke GPdI Trimomukti, Sidomulyo

     Atas undangan dari Gembala GPdI Trimomukti, Desa Candipuro, Kecamatan Sidomulyo, yaitu ibu Pdt Siburian, maka tim Samaria terdiri dari bpk Pdt Daniel Sanger, ibu Adeleida Muaja Sanger, bpk Tutu Petrus, ibu Rietje Bokau, bpk Yohannes Lie, bpk Dany Salim, dan sdr Steward berangkat dari Bandar Lampung sekitar pukul 8.00. Perjalanan cukup lancar, hanya ada sedikit jalan rusak. Karena belum pernah berkunjung ke sana, jadi perjalanan agak tersendat karena harus terus menelpon. Tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 Kami disambut ramah oleh ibu gembala dan beberapa jemaat. Ibadah seharusnya dimulai pukul 10 namun karena masih menunggu jemaat, diundur menjadi sekitar pukul 10.30. 
     Pemimpin pujian oleh sdr. Steward dan pemain keyboard bpk Pdt. daniel Sanger. Doa pembukaan oleh bpk Dany Salim. Doa sebelum Firman Tuhan oleh ibu Rietje Bokau. Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Yohannes Lie dengan thema "Ladang sudah menguning siap dituai" Kesaksian oleh ibu gembala sekaligus berdoa untuk Firman Tuhan dan menutup ibadah. Doa berkat dilakukan oleh Pdt Daniel Sanger. Sesudah ibadah kami berfoto bersama, lalu dijamu makan siang yang amat lezat. Pas lapar. Terima kasih, ibu gembala dan jemaat yang sudah berlelah menjamu kami. Sekitar pukul 12.30 kami pamit pulang dan tiba di Bandarlampung sekitar pukul 15.00 Sampai berjumpa lagi Gembala dan Jemaat GPdI Trimomukti. Tuhan memberkati

Gereja GPdI Trimomukti
Halaman depan gereja. Nampak mobil bpk Dany Salim parkir di depan gereja
Sdr Steward memimpin pujian
Bpk Pdt Daniel Sanger mengiringi pujian dengan keyboard
Bpk Dany Salim berdoa pembukaan
Ibu Rietje Bokau berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Yohannes Lie menyampaikan renungan
Jemaat sedang mendengarkan renungan
Ibu Pdt Siburian bersaksi dan menutup acara ibadah
Jemaat berdoa
Bpk Pdt Daniel Sanger berdoa memberkati
Foto bersama

Foto bersama sekali lagi
Bpk Tutu Petrus berdoa sebelum menikmati hidangan yang tersedia

Senin, 17 Agustus 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin 17 Agustus 2015 pukul 19.00 - 21.00

    Ibadah malam ini agak sepi karena banyak yang berlibur. Dalam ibadah Samaria malam ini, pemimpin pujian bpk Nanang dan doa pembukaan oleh bpk Yohannes Lie. Persembahan pujian oleh bpk Awang dan kesaksian oleh ibu Lina mengenai kunjungan ke Yogya menengok ibunya. Kata-kata dorongan disampaikan oleh Pdt Lordy, gembala di Manado. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Tutu Petrus dan Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Johnson dengan ayat Roma 8:5-6, "Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera." Ulasan disampaikan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger. Doa penutup dan doa berkat oleh bpk Pdt Lordy. 

Bpk Nanang memimpin pujian
Bpk Yohannes berdoa pembukaan
Bpk Awang mempersembahkan pujian
Ibu Lina bersaksi
Bpk Pdt Lordy menyampaikan kata-kata dorongan
Bpk Tutu Petrus berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Johnson menyampaikan renungan
Bpk Pdt Lordy berdoa penutup

Senin, 10 Agustus 2015

Ibadah Samaria Ministri

Senin 10 Agustus 2015 pukul 19.00 - 21.00

     Dalam ibadah Samaria malam ini, pemimpin pujian sdr Indra Sinurat dan doa pembukaan oleh bpk Pdt Obaja. Kesaksian oleh Pdt Barry gembala GPdI desa Karyatani Kecamatan Labuan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Beliau menyaksikan pertolongan Tuhan dalam pelayanannya, juga bersyukur karena putrinya hampir menyelesaikan kuliahnya di Universitas Malahayati dan saat ini sedang menyusun skripsi  Doa dan Firman Tuhan disampaikan oleh bpk Pdt Situmorang dengan thema “Pikiran buruk mempengaruhi kita" dengan ayat pokok 2 Taw 20:1-4, yang mengisahkan raja Yosafat takut karena dikepung musuh. Namun dia datang dan menyerahkan masalahnya pada Tuhan. Tuhanlah yang menolong bangsanya dari ancaman musuh. Jadi janganlah kuatir terhadap masalah, datanglah pada Tuhan, Dia akan menolong kita. Beliau juga menyaksikan pertolongan Tuhan dalam kehidupan keluarganya. Ulasan disampaikan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger. Doa penutup dan doa berkat oleh bpk Pdt Hayat. 
     Sesudah ibadah selesai, ibu Amoy, yang berulangtahun didampingi bpk Dany Salim, didoakan oleh para hamba Tuhan dan jemaat. Selamat ulang tahun ibu Amoy. Semoga berkat Tuhan secara jasmani dan rohani selalu melingkupi ibu dan keluarga. Amin.

Sdr Indra Sinurat memimpin pujian
Bpk Pdt Obaja berdoa pembukaan
Bpk Pdt Bary menyampaikan kesaksian
Bpk Pdt Situmorang berkotbah
Bpk Pdt Daniel Sanger memberi ulasan
Bpk Pdt T Hayat berdoa penutup






Mendoakan ibu Amoy yang berulang tahun
Ibu Amoy dan bpk Dany Salim diberkati

Rabu, 05 Agustus 2015

Siaran Youth Samaria Ministri

Rabu, 05 Agustus 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Perhatikan Kehidupanmu" 
Yosef Aegeng Laseno

Pendamping :  
Yohannes Lie, Stevenly Kevin Yehezkiel,  
Indra Sinurat dan Yahya Wangsajaya


“Mengapa orang hidup mengeluh? Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya! Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN. Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga:” (Rat. 3:39-41)

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” (Ef.5:15-16)

     Tuhan segera datang, waktu sudah sangat singkat, kita wajib merespon kedatangan Tuhan. Bagaimana dengan kehidupan kekristenan kita? Kita harus memberikan diri kita untuk menyambut kedatanganNya yang kedua kali. Biasanya orang mengeluh karena masalah kehidupan, pekerjaan, atau keluhan lain. Seharusnya kita mengeluh karena dosa, karena karakter yang belum berubah seperti yang diinginkan Yesus. Kita harus kudus tidak boleh serupa dunia. Roma 12:12, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!” Orang percaya harus menaklukkan dosa. Roma 7:15, “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat." Karena itu kita perlu tuntunan Tuhan. Jika kita selalu berbuat dosa, berarti kita tidak menghargai kasih karunia Tuhan dan hal itu merusak persekutuan kita dengan Tuhan dan sesama. Jangan senang berbuat dosa. Mengaku sudah bertobat tapi kehidupannya tidak mencerminkan pertobatan. Doa adalah napas kehidupan rohani kita. Jangan enggan berdoa pada Tuhan. Perhatikanlah kehidupan kita. Amin

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari NN : Saya sudah Kristen sejak kecil. Tapi iman saya dipengaruhi keyakinan lain. Saya satu-satunya Kristen di lingkungan saya. Apa yang harus saya lakukan? 
Jawab : Salut ya, walaupun satu-satunya Kristen, kamu tetap setia pada Yesus. Pertahankan imanmu. Jagalah agar imanmu tidak terpengaruh ajaran lain. Ingatlah bahwa keselamatan itu berdasarkan imanmu pada Yesus, bukan pada ajaran lain. Karena itu murnikan lagi imanmu dengan lebih banyak membaca Firman Tuhan, rajin berdoa dan beribadah.
  • Dari Putra di Bangunrejo : Kenapa dalam menjalani hidup ini saya selalu gagal dalam pekerjaan, asmara, dan lain lain? 
Jawab : Pepatah mengatakan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Jadi tetaplah berusaha baik dalam pekerjaan maupun dalam pergaulan, dan selalu berdoa memohon pada Tuhan, tentu akan tiba saatnya kamu berhasil
  • Dari Reni di Bandarjaya : Apakah kita bisa memeriksa kehidupan sendiri? Lebih mudah memeriksa orang lain
Jawab : Memang sulit memeriksa diri sendiri karena memerlukan kejujuran dan kesiapan menerima kenyataan. Pada umumnya orang selalu menganggap dirinya paling baik, hebat, benar, dan menganggap orang lain sebaliknya. Karena itu jangan pakai ukuran perasaan diri tapi pakai ukuran Firman Tuhan. Ujilah seberapa banyak kita sudah melakukan Firman Tuhan. Jika kita sudah menyadari kelemahan kita, berdoalah pada Tuhan minta bimbinganNya agar kehidupan dan prilaku kita semakin seperti Kristus
  • Dari Widya : Beberapa hari ini dapat teguran dari atasan. Apa solusinya, apakah harus bertahan atau berhenti kerja
Jawab : Teguran dalam pekerjaan adalah hal yang biasa demi memperbaiki kinerja kita. Karena itu jangan berhenti bekerja, tapi jadikan teguran ini untuk membuatmu lebih baik dan profesional
  • Dari Eren : Apa pengaruh menikah muda dan di usia 30 tahun? Bagaimana jika belum mendapat buah hati?
Jawab : Menikah di usia terlalu muda kurang baik secara fisik, psikis, dan ekonomi. Tubuh masih baru berkembang, kejiwaan masih kekanak-kanakan belum dewasa, ekonomi masih belum mapan. Menikah di usia 30 tahun tidak masalah karena biasanya semuanya sudah siap. Jika belum mendapat anak, tentu harus berdoa, bersabar dan terus berusaha.
  • Dari Iqbal: Bagaimana menjadi pribadi yang serius namun humoris? Banyak yang suka 
Jawab : Ya, kebanyakan orang menyukai pribadi yang serius tapi humoris. Namun tidak semua orang bisa seperti itu. Karena itu jadilah dirimu sendiri karena kamu itu unik dan punya daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki orang lain
  • Dari Alex di Tanjung Bintang : Mengapa di masa hidup harus memperhatikan hidup kita?
Jawab : Karena kehidupan tidak hanya di dunia ini saja, tapi ada kehidupan lain sesudah kematian dan itu bersifat kekal. Hanya ada dua pilihan sesudah kematian, masuk sorga atau neraka. Jika kamu ingin masuk sorga, maka perhatikan hidupmu dan bertindaklah sesuai ajaran Tuhan
  • Dari ibu Andian : Apakah prilaku ayah turun pada anaknya?
Jawab : Anak mewarisi gen orangtuanya karena itu secara fisik bisa mirip ayah atau ibunya. Namun banyak hal yang mempengaruhi karakter seseorang selain keturunan, yaitu pendidikan dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat, pengajaran dari Tuhan, dan pengalaman hidup. Jadi tidak selalu prilaku ayah menurun pada anaknya
  • Dari Dwi di Tanjung Karang : Doakan pdkt dengan wanita Vita. Kami berjauhan, agar hubungan terjadi
  • Dari Juni di Kedaton : Doakan bude Juli di RS Urip dan pakde Tohir
  • Dari Susan di Metro : Bagaimana memperbaiki hubungan yang semula harmonis kini tidak harmonis lagi?
Jawab : Jalin lagi komunikasi kalian, introspeksi diri apa yang menyebabkan hubungan itu tidak harmonis. Jika sudah menyadari kesalahannya, perbaikilah. Memperbaiki hubungan harus dari dua pihak, tidak bisa hanya satu pihak saja. Sertakan Tuhan dalam masalah kalian, Dia akan memberi jalan keluar terbaik
  • Dari Tia : Doakan pekerjaan saya
  • Dari Aldi di Metro : Kapan hari akhir itu? Apa yang harus dilakukan
Jawab : Kapan hari akhir atau kiamat akan terjadi, tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Namun itu pasti terjadi. Karena itu persiapkan dirimu dengan hidup lebih dekat pada Tuhan, rajin berdoa, beribadah dan hidup sesuai ajaran Tuhan
  • Dari Angelika Novita : Doakan pekerjaan, kesehatan, dan keluarga  
  • Dari Grace : Bagaimana menyelaraskan hukum Allah dan hukum alam?
Jawab : Hukum Allah dan hukum alam tidak perlu diselaraskan karena tidak bertentangan. Kehidupan dan hukum manusialah yang sering bertentangan dengan hukum Allah karena itu harus diselaraskan. Bagaimana caranya? Yaitu dengan mematuhi perintah dalam Firman Tuhan.
  • Dari Ponco di Sukarame : Pemuda yang sering galau, apa yang kurang dalam hidupnya?
Jawab : Biasanya pemuda galau karena keinginan hatinya tidak terpenuhi. Karena itu, jangan hanya galau tapi bangkit dan berusahalah lebih sungguh-sungguh disertai doa pada Tuhan
  • Dari Amei : Apa tujuannya kita harus hidup sesuai dengan Yesus?
Jawab : Tujuannya agar kita bisa selamat dari hukuman kekal di neraka, menjadi saksi Kristus dan menjadi berkat bagi orang lain
  • Dari Lukas : Pergumulan dengan orang yang saya sukai, tapi dia menganggap saya temannya saja. Apakah saya harus tetap berharap atau berhenti? 
Jawab : Dia menganggapmu teman mungkin karena dia sudah punya kekasih atau tertarik dengan yang lain, belum mau pacaran, merasa belum cocok denganmu, mau menguji kesungguhanmu, atau memang tidak mau denganmu. Jadi jangan cepat putus asa, selidiki kemungkinannya. Jika sudah pasti dia tidak memilihmu, sebaiknya alihkan perhatianmu pada yang lain
  • Dari NN : Bagaimana mengubah sikap bagi orang yang belum percaya?
Jawab : Cukup sulit mengubah sikap orang yang belum percaya, tapi jika Tuhan menghendaki, itu bisa terjadi. Karena itu selalu doakan dia, jika melihat peluang segera kenalkan Yesus padanya. Jika dia membuka hati, maka dia akan percaya pada Yesus
  • Dari Kris di Pahoman : Saya curhat ke teman dengan jujur. Besoknya dia bilang saya bohong. Hubungan kami menjauh. Apa yang harus saya perbuat
Jawab : Nampaknya dia salah paham. Mungkin ada yang memberi masukan keliru padanya. Karena itu pulihkan hubunganmu dengannya dan minta maaf walaupun kamu tidak salah.
  • Dari Novi di Enggal : Doakan teman di luar kota agar dilindungi Tuhan, juga doakan pekerjaan dan kesehatannya
  • Dari ibu Ana di Lampung Timur : Doakan Aurel dalam sekolahnya dan pekerjaan suami
  • Dari Hendro : Apakah jika kita melayani itu berpengaruh hidup kita mendapat damai sejahtera
Jawab : Ya, jika kita melayani Tuhan sungguh-sungguh dengan motivasi mengasihi Dia dan sesama, kita akan mendapat damai sejahtera.
  • Dari Astrid di Pahoman : Bagaimana agar pacaran LDR dapat awet?
Jawab : Tetaplah berkomunikasi dan saling percaya. Jika memungkinkan, sekali-sekali bertemulah dengannya
  • Dari Adit : Pertobatan kosong itu maksudnya apa?
Jawab: Pertobatan kosong adalah pertobatan dalam perkataan saja, namun dalam tindakannya masih tetap melakukan perbuatan melanggar Firman Tuhan

Senin, 03 Agustus 2015

Ibadah mengenang 40 hari Yefta Khohar

     Pada malam hari ini, atas undangan ibu Miryam, ibunda Yefta Khohar, ibadah Samaria Ministri dipindahkan ke rumah beliau untuk mengenang 40 hari dipanggil pulang ke sorga sdr Yefta Khohar. Ibadah dimulai pukul 19.30. Doa pembukaan dan pemimpin pujian bpk Yahya Wangsajaya. Kesaksian mengenang Yefta disampaikan oleh bpk Yoannes Lie, bpk Pdt Daniel Sanger, dan dari pihak keluarga diwakili bpk Tommy Khohar. Doa dan penyampaian renungan Firman Tuhan oleh bpk Pdt T. Hayat dengan ayat pokok dalam Matius 0:28-29, dengan tema "Jadilah menurut imanmu" Doa penutup dan doa berkat oleh bpk Pdt Daniel Sanger. Doa atas berkat jasmani yang disediakan keluarga oleh ibu Awen. Ibadah selesai sekitar pukul 21.00

Bpk Yahya Wangsajaya memimpin pujian
Bpk Yohannes Lie bersaksi mengenang Yefta
Bpk Pdt Daniel Sanger menyampaikan kenangan atas Yefta
Bpk Tommy Khohar menyampaikan kenangan indah keluarga atas Yefta
Bpk Pdt T. Hayat menyampaikan renungan Firman Tuhan
Ibu Awen berdoa untuk berkat jasmani yang disediakan keluarga