Beranda

Jumat, 05 Februari 2016

Siaran Radio Heartline

Jumat, 05 Pebruari 2016 pukul 19.00 - 20.00
"Hatiku Percaya"
Dany Salim

Pendamping : 
Yohannes Lie, Yosef Aegeng Laseno, dan Daniel Sanger










Senin, 01 Februari 2016

Ibadah Samaria Ministri

Senin 02 Pebruari 2016 pukul 19.00 - 21.00

Dalam ibadah malam ini pujian diawali oleh sdr Indra Sinurat lalu dilanjutkan dengan pemimpin pujian oleh ibu Amoy. Doa pembukaan oleh bpk Iwan. Kesaksian dari ibu Amoy tentang rasa bersyukur karena sudah memasuki ulang tahun pernikahan keluarganya dan berbarengan dengan keluarga bpk Ajun. Doa dan renungan Firman Tuhan oleh bpk Dany Salim mengenai "Penabur" yang diambil dari Matius 13:1-9 dan artinya dalam Matius 13:19-23, dilengkapi dengan Wahyu 3:14-22 dan Yeremia 17:7-8. Doa penutup oleh bpk Pdt. T. Hayat.

Sdr Indra Sinurat membuka ibadah
Ibu Amoy memimpin pujian



Bpk Dany Salim menyampaikan renungan
Bpk Hayat berdoa penutup

Jumat, 29 Januari 2016

Siaran Radio Heartline

Jumat, 29 Januari 2016 pukul 19.00 - 20.00
"Yesus Memberikan Air Kehidupan"
Yohannes Lie

Pendamping : 
Dany Salim dan Daniel Sanger







Senin, 25 Januari 2016

Ibadah Samaria Ministri

Senin 25 Januari 2016 pukul 19.00 - 21.00

Dalam ibadah malam ini doa pembukaan dan pemimpin pujian oleh bpk Iwan. Kesaksian oleh bpk Yohannes Lie tentang berhasilnya operasi katarak mata kiri Sabtu 16 Januari 2016 dan kuliahnya di SABL dan STTA Agape yang akan dimulai 26 Januari 2016. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Tutu Petrus. Renungan Firman Tuhan terkait dengan pengajaran Teologia oleh bpk Pdt. Daniel Sanger dengan ayat permulaan Matius 28:19-20. 

Bpk Iwan memimpin pujian
Bpk Yohannes Lie bersaksi


Bpk Tutu Petrus berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Pdt Daniel Sanger sedang menjelaskan pengajaran teologia
Bpk Pdt T. Hayat berdoa penutup

Jumat, 22 Januari 2016

Siaran Radio Heartline

Jumat, 22 Januari 2016 pukul 19.00 - 20.00
"Perbedaan Hikmat Allah dan Hikmat Manusia"
Daniel Sanger

Pendamping : 
Yohannes Lie dan Yosef Aegeng Laseno







Jumat, 15 Januari 2016

Siaran Radio Heartline

Jumat, 15 Januari 2016 pukul 19.00 - 20.00
"Doa Salomo Meminta Hikmat"
Tutu Petrus

Pendamping : 
Daniel Sanger, Dany Salim, Yohannes Lie, 
Yosef Aegeng Laseno dan Rietje Bokau






Senin, 11 Januari 2016

Ibadah Samaria Ministri

Senin 11 Januari 2016 pukul 19.00 - 21.00

Dalam ibadah malam ini doa dan pemimpin pujian oleh bpk Iwan. Kesaksian oleh ibu Amoy mengenai keluarga adiknya di Palembang yang menghadapi masalah dan belum percaya Yesus, namun pada akhirnya percaya pada Tuhan Yesus. Kesaksian kedua oleh bpk Iwan yang mengisahkan ketika menghadapi masalah hutang piutang telah dibereskan oleh Tuhan. Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Pdt Obaja.. Renungan Firman Tuhan oleh bpk Pdt. Samuel Asui mengenai "Bartimeus yang buta disembuhkan oleh Yesus" yang diambil dari Markus 10:46-52. Doa sesudah Firman Tuhan oleh bpk Tutu Petrus dan doa penutup oleh bpk Yohannes Lie

Bpk Iwan memimpin pujian
Ibu Amoy bersaksi




Doa sebelum Firman Tuhan oleh bpk Pdt Obaja
Bpk Pdt Samuel Asui berkotbah
Bpk Tutu Petrus berdoa sesudah Firman Tuhan
Doa penutup oleh bpk Yohannes Lie

Senin, 04 Januari 2016

Ibadah Samaria Ministri

Senin 04 Januari 2016 pukul 19.00 - 21.00

Ibadah malam ini adalah ibadah permulaan di tahun 2016. Dalam ibadah malam ini pemimpin pujian oleh sdr. Steward. Doa pembukaan oleh bpk Pdt Obaja. Kesaksian oleh Iwan mengenai penyertaan Tuhan sepanjang tahun 2015. Doa sebelum Firman Tuhan oleh ibu Akim. Renungan Firman Tuhan oleh bpk Pdt. Daniel Sanger mengenai "Teologi Biblika, Sistematika, Historikal, dan Praktikal"  Doa penutup oleh bpk Pdt. T. Hayat. 

Sdr Steward memimpin pujian
Bpk Obaja berdoa pembukaan
Bpk Iwan bersaksi
Ibu Akim berdoa sebelum Firman Tuhan
Bpk Pdt Daniel Sanger menyampaikan pelajaran tentang Teologia
Bpk Hayat berdoa penutup
Foto bersama dalam ibadah awal tahun 2016 Samaria Ministri

Jumat, 01 Januari 2016

Siaran Radio Heartline

Jumat, 01 januari 2016 pukul 19.00 - 20.00
"Menjadi Manusia Baru"
Yohannes Lie

Pendamping : Daniel Sanger


“Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan me-nerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhu-bung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebina-saannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”(Efe 4:21-24) 

    Selamat tahun baru 1 Januari 2016. Bersyukurlah karena sampai pada hari ini Tuhan masih memberi kehidupan dan kesempatan bagi kita untuk menghirup udara di tahun yang baru. Tahun 2015 sudah berlalu, ditinggalkan dan telah menjadi masa lalu yang tidak akan kembali lagi. Tahun yang banyak menggoreskan kenangan tak terlupakan di hati kita, baik kenangan manis maupun kenangan pahit. Kenangan yang membuat kita tersenyum dan juga membuat kita meneteskan air mata. Teringat teman atau saudara terkasih yang sudah lebih dulu meninggalkan kita untuk selamanya kembali ke pangkuan Bapa di Sorga. Kini kita menapak tahun 2016 yang penuh tantangan dan harapan. Tidak sedikit yang menatap tahun 2016 dengan senyum penuh impian dan kegembiraan, tetapi tidak sedikit pula yang menunduk penuh rasa kuatir dan pesimis menghadapinya. Namun percaya-lah, selama kita hidup bersama Tuhan Yesus, tidak perlu kita cemas saat memasuki tahun baru ini. Kita akan menjalaninya dengan penuh sukacita sebab kasih karunia, penyertaan dan berkatNya selalu penuh melimpah dalam kehidupan kita. Bersama Yesus kita menyongsong tahun baru dengan penuh keberanian dan optimisme.
     Jika ingin membaca renungan ini lebih lanjut, silakan klik disini. Tuhan memberkati

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline:
  • Dari Udin di Jatimulyo : Selamat Tahun Baru. Apakah berdosa jika tidak mau dibaptis pada tahun baru?
Jawab : Baptisan boleh dilakukan kapan saja, tidak harus di tahun baru. Yang perlu dipertanyakan adalah mengapa tidak mau dibaptis, apakah belum percaya Yesus, masih mau hidup dalam dosa, belum siap mental, ataukah belum sempat? Jika sudah percaya, Tuhan Yesus memerintahkan agar segera dibaptis.
  • Dari Martha di Bandar Lampung : Apa yang dimaksud berhikmat dan bijak dalam Alkitab?
Jawab :  Berhikmat dalam Alkitab adalah memiliki pengetahuan tentang hal-hal rohani dan mengerti kehendak Allah, sedangkan bijak adalah kemampuan mengambil keputusan yang tepat sesuai ajaran Tuhan yang tertulis dalam Alkitab
  • Dari NN : Bagaimana menyikapi pasangan yang mundur melamar? Apakah dia tidak serius?
Jawab : Ada banyak alasan pasangan mundur melamar. Mungkin dia belum siap secara materil karena menikah itu perlu biaya besar bukan saja untuk pesta tapi juga untuk kehidupan selanjutnya dalam berrumah tangga. Jadi jangan berpikir negatip. Komunikasikan dari hati ke hati dengan pasanganmu. Jangan lupa doakan selalu rencana pernikahanmu
  • Dari Putra di Lampung Tengah : Doakan cita-cita di 2016 makin diberkati Tuhan
  • Dari Mathias R Chandra : Selamat Tahun Baru. Sukses selalu Samaria Ministri 
Jawab : Terima kasih bpk Mathias. Selamat Tahun Baru juga buat bapak
  • Dari bpk Herman di Rajabasa : Kenapa tahun baru dijadikan momen pesta pora? Bagaimana pandangan orang Kristen?
Jawab : Pada umumnya di tahun baru tidak ada pesta pora, yang ada adalah ungkapan sukacita karena memasuki tahun yang baru. Mereka hanya menyalakan kembang api, bersorak sorai, mendengarkan musik, dan keliling-keliling kota. Ada yang makan-makan keluarga sebagai ucapan syukur, tapi tidak pesta pora. Ada yang beribadah di rumah-rumah ibadah. Mungkin hanya sebagian kecil yang bermabuk-mabukan. Biasanya kelompok ini memang suka mabuk walaupun bukan tahun baru. Orang Kristen seharusnya merayakan tahun baru dengan berdoa dan bersykur pada Tuhan, bisa di rumah atau di gereja
  • Dari Lena di Waykandis : Apa yang harus kita maknai di tahun baru?
Jawab : Sesuai renungan malam ini, hendaklah engkau memulai tahun baru ini dengan menjadi manusia baru yang semakin dewasa rohani  sesuai ajaran Tuhan Yesus
  • Dari Samuel di Labuan Ratu : Shalom. Bagaimana jika belum dibaptis? Bagaimana mengambil komitmen? 
Jawab : Orang yang sudah percaya wajib dibaptis karena itu wujud dari iman. Jadi jika kamu sudah percaya, jangan ragu-ragu lagi, segeralah dibaptis dan menjadi manusia baru. Komitmen adalah suatu janji atau tekad untuk melakukan sesuatu yang baik. Apa komitmenmu di tahun baru ini? Apakah engkau akan semakin giat belajar, bekerja, melayani Tuhan, beribadah, dll? Katakan itu pada Tuhan dalam doa, mohon agar Roh Kudus memampukanmu, dan mulailah bertindak sesuai komitmenmu
  • Dari Albert di Tanjung Bintang : Apakah berdosa mabuk dan pesta pora?
Jawab : Ya, jelas tindakan itu berdosa. Jangan lakukan dan hindarilah
  • Dari bpk Thomas : Selamat Tahun Baru. Makin sukses dan jangan menyerah
Jawab : Terima kasih. Doa kami, bapak Thomas pun makin sukses dan selalu menang
  • Dari NN : Apakah anak Tuhan wajib membaptis orang yang belum percaya?
Jawab : Pembaptisan dilakukan pada orang yang sudah percaya bukan pada mereka yang belum percaya. Bagi mereka yang belum percaya, anak Tuhan wajib menginjilinya agar mereka percaya. Pembaptisannya harus dilakukan oleh pendeta.
  • Dari ibu Lisna di Bandarjaya : Apakah perayaan tahun baru hanya dirayakan umat Nasrani karena berdekatan dengan Natal? Apakah harus ada terompet dan kembang api?
Jawab : Perayaan tahun baru adalah perayaan menyambut datangnya tahun baru. Tidak hanya dirayakan umat Nasrani tapi juga oleh umat agama lain. Juga bukan karena berdekatan dengan Natal. Terompet dan kembang api hanya ungkapan kegembiraan saja, tidak harus ada.
  • Dari Rio di Kedaton : Kenapa tahun baru identik dengan kembang api? 
Jawab : Itu hanya ungkapan kegembiraan saja
  • Dari Feni : Bagaimana agar kita berubah total di tahun baru ini?
Jawab : Ambillah komitmen mengenai apa saja yang akan kamu ubah dalam hidupmu, berdoalah mohon pertolongan Roh Kudus agar membimbing dan memampukanmu melaksanakannya, lalu bertindaklah. Mungkin perubahan itu pada awalnya membuatmu tidak nyaman dan ingin menyerah, tapi teruslah berdoa dan bertekad, lakukan terus, maka kamu akan menjadi semakin kuat.
  • Dari ibu Heni di Metro : Bagaimana solusi menghadapi suami yang suka judi dan mabuk? Tahun baru ini dia pulang malam dalam keadaan mabuk
Jawab : Jika kebiasaan buruk itu sudah dilakukan sebelum menikah, cukup sulit mengatasinya. Tapi jika terjadi setelah menikah, selidiki penyebabnya, apakah karena dia terkena PHK, ada masalah dalam keluarga, terpengaruh temannya atau hal-hal lain. Bicarakan baik-baik dengan suami dari hati ke hati. Doakan selalu agar dia terbebas dari kebiasaan itu. Jangan memarahinya, nanti dia semakin menjadi-jadi.
  • Dari NN : Di tahun baru ini saya mendapat ayat Matius 5:13, apa artinya?
Jawab : Matius 5:13, "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” Maksudnya, kamu sebagai anak Tuhan harus menjadi berkat bagi orang lain, gereja dan bangsa.
  • Dari Demos Sembiring : Selamat Tahun Baru. Apa yang tepat menjadi landasan kita untuk menjadi sinar?
Jawab : Jika ingin menjadi terang dunia, landasannya adalah melakukan ajaran Tuhan Yesus sesuai yang tertulis dalam Alkitab
  • Dari Putra : Apakah tahun baru masehi adalah lebaran bagi orang Kristen?
Jawab : Tahun baru bukanlah lebaran orang Kristen. Lebaran atau hari kemenangan orang Kristen adalah pada saat Yesus bangkit dari kematian pada hari Kebangkitan dan ketika umat Tuhan menerima keselamatan kekal di sorga
  • Dari Dedi Sofian di Kalianda : Dalam kitab Nehemia 6 ada tertulis bulan Elul. Itu bulan apa?
Jawab : Nehemia 6:15, “Maka selesailah tembok itu pada tanggal dua puluh lima bulan Elul, dalam waktu lima puluh dua hari.” Bulan Elul adalah nama salah satu bulan bangsa Israel. Periodenya sekitar bulan Agustus-September.
  • Dari Tasya di Teluk Betung : Selamat Tahun Baru sukses selalu. Apa arti Wahyu 15:8?
Jawab : Wahyu 15:8, “Dan Bait Suci itu dipenuhi asap karena kemuliaan Allah dan karena kuasa-Nya, dan seorangpun tidak dapat memasuki Bait Suci itu, sebelum berakhir ketujuh malapetaka dari ketujuh malaikat itu.” Kitab Wahyu adalah kitab yang sulit ditafsirkan. Untuk lebih jelas silakan cari buku tentang tafsiran kitab Wahyu
  • Dari Rahel : Doakan pekerjaan orangtua dan perjalanan saya mencari pekerjaan, dan juga buat jodoh saya
  • Dari Mei Mei : Punya pasangan seiman sudah 3 tahun. Dia suka marah-marah, memukul dan kasar. Apakah dia jodoh saya?
Jawab : Kita tahu jodoh kita ketika sudah menikah dan diberkati di gereja. Selidiki penyebab kemarahannya. Jika itu adalah kebiasaannya, dan kamu merasa tidak suka dengan tindakannya, sebaiknya berpisah saja
  • Dari Rita : Doakan di tahun baru ini dapat pasangan yang seiman dan menerima apa adanya

Jumat, 25 Desember 2015

Siaran Radio Heartline

Jumat, 25 Desember 2015 pukul 19.00 - 20.00
"Yesus Kristus Juru Selamat Manusia"
Daniel Sanger

Pendamping : 
Yohannes Lie dan Yosef Aegeng Laseno


“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." (Luk. 2:11-14)

    Sebenarnya para pemimpin agama Yahudi tahu tentang kelahiran Yesus melalui nubuatan para nabi. Tapi mereka menolakNya. Karena itu pemberitaan disampaikan oleh para malaikat pada para gembala di padang. Kesukaan besar atas kelahiran Sang Juruselamat disampaikan bagi seluruh bangsa sebab Yesus datang untuk semua orang. Tapi damai sejahtera akan diberikan pada orang yang berkenan bagi Tuhan. Siapa orang yang berkenan? Yaitu mereka yang beriman pada Yesus. Damai sejahtera dikaruniakan bagi orang itu. 
    Yesus pemberi damai sejati. Jika Yesus tinggal dalam keluarga, ada damai sejahtera dalam keluarga itu. Yesus mendamaikan manusia dengan Sang Pencipta dan dengan sesama manusia. Kita bersyukur bahwa Yesus datang bagi seluruh manusia. Persoalannya, apakah kita mau menerimaNya atau tidak. Kiranya damai sejahtera di tahun 2015, kita peroleh juga di tahun 2016. Tuhan memberkati. Amin.

Pertanyaan dan permohonan doa dari pendengar radio Heartline
  • Dari Putra di Sumbagsel : Selamat Natal dan Tahun Baru. Doakan kesehatan saya
  • Dari ibu Lia : Selamat Natal. Mengapa ada hamba Tuhan yang mengatakan zaman ini adalah zaman kasih karunia dan Perjanjian Baru. Padahal Perjanjian Lama bukan hanya kasih karunia?
Jawab :  Ya benar saat ini adalah zaman Perjanjian Baru dimana keselamatan kekal hanya diperoleh melalui kasih karunia Tuhan pada manusia yang beriman padaNya. Jadi keselamatan bukan karena menjalankan hukum Taurat. Namun setelah memperoleh karunia keselamatan, kita harus menyatakan iman kita itu dengan melakukan perbuatan baik sesuai dengan yang diperintahkan Tuhan
  • Dari bpk Usup di Gedongair : Tuhan Yesus Juruselamat manusia. Manusia seperti apa?
Jawab : Semua manusia yang beriman sungguh-sungguh padaNya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya
  • Dari bpk Rahmat : Selamat Natal. Mengapa Yesus datang melalui kelahiran? Apakah kedatangan kedua juga melalui kelahiran?
Jawab : Jika Yesus turun ke dunia dalam wujud keAllahanNya maka manusia tidak sanggup menemuiNya, sebab manusia akan langsung mati. Karena itu Dia datang melalui cara yang dianggap wajar bagi manusia yaitu kelahiran. Tapi perlu diingat bahwa Yesus berasal dari Roh Kudus, bukan dari benih manusia. KedatanganNya yang kedua tidak melalui kelahiran lagi tapi datang sebagai Raja Sorga yang menjemput umatNya dan menghakimi dunia
  • Dari ibu Ike di Metro : Bagaimana kita merasakan damai sejahtera dalam kehidupan kita? 
Jawab : Dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatkita dan dengan menaati semua ajaranNya dalam kehidupan sehari-hari
  • Dari Toro di Kotabumi : Selamat Natal. Apa yang dimaksud jalan salib?
Jawab : Jalan salib secara historis adalah jalan Dolorosa (kesedihan) di Yerusalem, yaitu jalan yang dilalui Yesus ketika memikul salib menuju bukit Golgota. Para peziarah ke Yerusalem umumnya akan berkunjung ke jalan ini untuk mengenang penderitaan Yesus. Jalan salib secara rohani adalah jalan penderitaan yang dilalui umat Tuhan saat mempertahankan imannya
  • Dari ibu Denis di Metro : Mengapa Yesus harus dilahirkan?
Jawab : Pada mulanya Allah mengirimkan para nabi dan hukum Taurat untuk membawa manusia percaya dan taat padaNya. Namun manusia ternyata tetap hidup melawan Allah. Karena itu Allah sendirilah yang turun ke dunia dan lahir dalam wujud Yesus Kristus untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan menebus dosa mereka yang percaya padaNya 
  • Dari Wahyu di Probolinggo : Lebih besar mana berkat mendengarkan renungan di radio atau di gereja? 
Jawab : Semua renungan sama berkatnya baik melalui ibadah, radio, televisi, atau buku rohani, asalkan Firman Tuhan itu menjadi pedoman dalam kehidupan kita dan kita lakukan
  • Dari NN : Doakan anak kecil yang tadi kesenggol motor agar sehat kembali
  • Dari bpk Siregar : Apakah bayi lahir lalu meninggal berdosa?
Jawab : Mazmur 51:5, “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku” Jadi ketika masih dalam kandunganpun, manusia sudah berdosa. Memang dia belum melakukan dosa perbuatan, tapi dia sudah mewariskan dosa yang diperbuat Adam. Itulah sebabnya dia bisa mati, karena upah dosa adalah maut. 
  • Dari bpk Mathias Rudi Chandra : Apakah generasi buat melayani di Samaria harus pendeta atau bergelar STh?
Jawab : Di Samaria, tidak harus bergelar pendeta atau STh. Tapi dalam persekutuan ini dibekali pengetahuan Firman dan cara berkotbah. Dimulai dengan melayani di persekutuan dulu. Kalau ingin bergabung, kami persilakan
  • Dari Koko di Rajabasa : Dosa tidak ke gereja sering terlambat?
Jawab : Terlambat ke gereja banyak penyebabnya, mungkin karena hujan, ban bocor, dll. Jadi itu bukan masalah berdosa atau tidak, tapi masalah serius dalam ibadah atau tidak. Kalau sungguh-sungguh rindu beribadah pasti tidak datang terlambat
  • Dari Angel di Padang Cermin : Apa ada dalam Alkitab, Natal identik dengan Santa dan pohon natal? 
Jawab : Di Alkitab tidak ada santa dan pohon natal. Itu adalah tradisi dari gereja. Karena dinilai baik, maka dilanjutkan sampai saat ini
  • Dari Yori : Selamat Natal. Mengapa ada gereja tidak merayakan Natal tapi tahun baru?
Jawab : Tentu ada berbagai alasan. Tapi kami tidak tahu pasti penyebabnya
  • Dari bpk Siregar : Apakah merokok dan meribakan uang itu berdosa?
Jawab : Merokok itu membunuh. Jika kita tahu bahwa merokok bisa membunuh tapi kita tetap merokok, berarti kita sedang bunuh diri secara perlahan. Bunuh diri itu berdosa dan dimurkai Tuhan. Meribakan uang itu dilarang pemerintah dan bisa dihukum. Sebagai umat Kristen kita harus menaati hukum pemerintah. Lagipula meribakan uang itu menyengsarakan orang lain. Disebut lintah darat, penghisap darah orang lain. Tentu saja itu berdosa karena bertentangan dengan hukum kasih
  • Dari Hesti : Doakan sehat sampai ke Metro, juga buat yang lagi kerja
  • Dari Angko : Mengapa tidak boleh menyalami orang yang merayakan Natal oleh agama lain?
Jawab : Kita tidak perlu mempersoalkan ajaran dari agama lain. Tidak masalah disalami atau tidak, karena kita tetap bersukacita karena damai yang Tuhan berikan
  • Dari Anti : Mengapa Yesus harus lahir di palungan?
Jawab : Karena pada saat itu Yusuf dan Maria tidak mendapatkan penginapan dan terpaksa menginap di kandang hewan. Palungan adalah tempat makanan ternak. Hal itu mencerminkan kasih Allah yang rela turun ke tempat hina untuk menyelamatkan manusia. Jika Yesus lahir di istana raja, tentu tidak sembarang orang bisa menemuiNya, terlebih mereka yang hidupnya sederhana tidak mungkin berani menemuiNya
  • Dari Rita : Doakan pasangan seiman yang mau menerima apa adanya